Kurs Jisdor Melemah, Analis: Rupiah Terdampak Faktor Eksternal

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.162 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (26/9/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 September 2019  |  10:43 WIB
Kurs Jisdor Melemah, Analis: Rupiah Terdampak Faktor Eksternal
Seorang pembeli menghitung uang Dolar Amerika Serikat yang ditukarnya di gerai penukaran valuta asing, Jakarta, Senin (15/7/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.162 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (26/9/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.162 per dolar AS, melemah 28 poin atau 0,19 persen dari posisi Rp14.134 pada Rabu (25/9).

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah tipis 9 poin atau 0,06 persen ke level Rp14.161 per dolar AS pada pukul 10.01 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (25/9), rupiah berakhir di level 14.152 per dolar AS dengan depresiasi 0,27 persen atau 38 poin, pelemahan hari ketiga. Sebelum melanjutkan pelemahannya pagi ini, Kamis (26/9), rupiah dibuka terapresiasi tipis 2 poin atau 0,01 persen di level 14.150.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.150-Rp14.165 per dolar AS.

Setelah melemah selama tiga hari perdaganagn, rupiah bergerak dalam kisaran perdagangan yang sempit saat investor menantikan perkembangan mengenai perundingan perdagangan AS-China.

Di dalam negeri, aksi demonstrasi besar-besaran berlanjut untuk hari ketiga pada Rabu (25/9) untuk menentang sejumlah rancangan undang-undang (RUU) kontroversial yang dianggap melanggar hak asasi manusia (HAM).

“Saat ini pergerakan rupiah sebagian besar didorong oleh faktor-faktor eksternal,” ujar Maximillian Lin, pakar strategi pasar berkembang di NatWest Markets, Singapura.

“Sentimen risiko di Asia rendah pekan ini karena investor valas tetap waspada terhadap risiko politik domestik AS dan bertahannya skeptisisme atas kesepakatan perdagangan AS-China dalam jangka panjang,” tambahnya, dikutip dari Bloomberg.

Seiring dengan pelemahan rupiah, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau terkoreksi 0,145 poin atau 0,15 persen ke level 98,892 pada pukul 09.52 WIB.

Pergerakan indeks dolar sebelumnya dibuka turun tipis 0,081 poin di level 98,956. Pada perdagangan Rabu (25/9), indeks ditutup menguat tajam 0,71 persen atau 0,700 poin di posisi 99,037.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

Tanggal

Kurs

26 September

14.162

25 September

14.134

24 September

14.099

23 September

14.077

20 September

14.085

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top