Buyung Poetra Sembada (HOKI) Punya Kapasitas Baru 20 Ton/Jam

PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI) telah menyelesaikan peningkatan kapasitas produksi di Pabrik Subang pada September ini.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 17 September 2019  |  16:28 WIB
Buyung Poetra Sembada (HOKI) Punya Kapasitas Baru 20 Ton/Jam
Direktur Utama PT Buyung Poetra Sembada Tbk Sukarto Bujung memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan seusai rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta,Selasa (5/6/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Buyung Poetra Sembada Tbk. memiliki tambahan kapasitas produksi sebesar 20 ton per jam di Pabrik Subang dan mulai beroperasi pada Oktober 2019.

Investor Relation Buyung Poetra Sembada Dion Surijata mengatakan, perseroan telah menyelesaikan peningkatan kapasitas produksi di Pabrik Subang pada September ini. Selanjutnya, kapasitas produksi baru dapat mulai beroperasi pada Oktober 2019.

Dia mengatakan, perseroan dapat mengoptimalkan produksi beras kemasan seiring dengan tambahan kapasitas produksi di Pabrik Subang mulai kuartal IV/2019. Dengan demikian, biaya lembur karyawan juga dapat ditekan sehingga mengurangi beban umum perseroan.

Dengan begitu, produsen beras kemasan ini optimistis dapat membukukan pertumbuhan laba bersih di kuartal IV lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Sudah selesai [tambahan kapasitas 20 ton per jam] bulan ini. [Produksi] akan tercermin pada kuartal IV, sehingga kuartal IV bisa lebih baik dibandingkan tahun lalu," katanya pada Senin (16/9/2019).

Prediksi BMKG musim kemarau di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara akan berlangsung hingga Oktober, juga diperkirakan akan memengaruhi pasokan bahan baku perseroan. Meski demikian, Dion mengatakan perseroan telah mengamankan bahan baku dengan memasok dari Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Sepanjang tahun ini, emiten berkode saham HOKI ini mengincar penjualan dan laba tumbuh 15% secara tahunan. Perseroan optimistis target ini dapat tercapai hingga akhir tahun.

"Biasanya kuartal I dan III tidak sebaik kuartal II dan IV. Namun, [perolehan] di kuartal III bisa di-recovery pada kuartal IV," imbuhnya.

Analis PT RHB Sekuritas Indonesia Michael Setjoadi mengatakan, kapasitas produksi HOKI di Pabrik Subang meningkat 57% secara tahunan, setelah menambah kapasitas 20 ton per jam. Penambahan kapasitas akan membawa potensi pertumbuhan volume yang lebih besar dalam 3 tahun ke depan.

Lebih lanjut, tantangan terbesar bagi perusahaan beras yakni ketentuan harga jual (HET) dan bahan baku. Meski demikian, pengalaman panjang HOKI di industri ini membantu dalam mengamankan harga yang lebih baik dan padi kualitas tinggi dari para suplier yang berjumlah sekitar 205 di seluruh wilayah Indonesia.

Di samping itu, analis meyakini kerja sama untuk mendistribusikan beras kemasan di jaringan Alfamart di wilayah Sumatra menjadi katalis positif bagi HOKI. Sebagaimana, kerja sama dengan Indomaret yang memberikan kontribusi 25% dari total penjualan HOKI.

Analis memproyeksikan penjualan perseroan dapat mencapai Rp1,90 triliun pada 2019 dan Rp2,49 triliun pada 2020. Serta, laba bersih diperkirakan dapat mencapai RpRp118 miliar pada 2019 dan Rp154,4 miliar pada 2020.

"Kami mempertahankan rekomendasi beli terhadap saham HOKI dengan target harga Rp1.000, memiliki potensi upside 21% dan imbal hasil 2%," katanya dikutip dari riset yang dirilis pada 12 September 2019.

Pada perdagangan Senin (16/9/2019), saham HOKI ditutup melemah 1,18% atau turun 10 poin ke level Rp840.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, Buyung Poetra Sembada

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top