Private Placement AISA: Uji Tuntas Ditargetkan Selesai Oktober 2019

Rencana tersebut bergantung pada terpenuhinya syarat pendahuluan perjanjian di antaranya, dapat diterimanya hasil uji tuntas (due diligence) dengan hasil yang memuaskan dan terpenuhinya kondisi-kondisi prasyarat umum lainnya.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  14:41 WIB
Private Placement AISA: Uji Tuntas Ditargetkan Selesai Oktober 2019
Ilustrasi. - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA – PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. bakal kehadiran investor baru melalui private placement, setelah FKS Food And Agri Pte. Ltd. melalui PT FKS Food And Ingredients (FKS FI) menandatangani perjanjian pengambilan saham baru pada 6 Agustus 2019.

Meski demikian, rencana tersebut bergantung pada terpenuhinya syarat pendahuluan perjanjian di antaranya, dapat diterimanya hasil uji tuntas (due diligence) dengan hasil yang memuaskan dan terpenuhinya kondisi-kondisi prasyarat umum lainnya.

Sekretaris Perusahaan Tiga Pilar Sejahtera Food Michael H. Hadylaya mengatakan, pelaksanaan private placement masih menunggu hasil due diligance dari calon investor. Saat ini tim calon investor sedang berproses.

Emiten dengan kode saham AISA ini berharap proses uji tuntas dapat selesai pada pertengahan Oktober. Salah satu tujuan private placement untuk memperbaiki kondisi keuangan perseroan salah satunya membayar kewajiban PKPU anak-anak perusahaan kepada kreditor.

“[Kewajiban] ada yang jatuh temponya Oktober ini. Artinya, kalau Oktober ini anak-anak usaha itu gagal bayar, mereka bisa pailit,” terangnya pada Kamis (22/8/2019).

Sebagai informasi, jumlah saham baru yang akan diterbitkan dalam rencana private placement sebanyak-banyaknya 1,57 miliar saham seri B, dengan nilai nominal masing-masing Rp200. Harga pengambilan saham baru disepakati Rp210 per saham atau jika diambil seluruhnya sebanyak-banyaknya Rp329,47 miliar.

Private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) disepakati setelah AISA menyelesaikan proses restrukturisasi di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 11 Juni 2019.

Sementara itu, anak usaha TPS yang bernasib pailit adalah PT Dunia Pangan, PT Jatisari Rejeki, PT Indo Beras Unggul, dan PT Sukses Abadi Inti Karya. Keempanya dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang pada 6 Mei 2019.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aisa

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top