TLKM & UNVR Dongkrak Indeks Syariah Ditutup Menguat

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berhasil bangkit dari pelemahannya dan berakhir menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (22/8/2019), meskipun mayoritas sahamnya melemah.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  17:29 WIB
TLKM & UNVR Dongkrak Indeks Syariah Ditutup Menguat
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berhasil bangkit dari pelemahannya dan berakhir menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (22/8/2019), meskipun mayoritas sahamnya melemah.

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup menguat 0,19 persen atau 1,26 poin di level 675,01 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (21/8), JII berakhir melemah 6,91 poin atau 1,01 persen di level 673,75.

Indeks syariah tersebut mulai rebound dari pelemahannya dengan dibuka naik 1,15 poin atau 0,17 persen di posisi 674,90. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 669,54-676,15.

Sebanyak 9 saham menguat, 17 saham melemah, dan 4 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing naik 0,91 persen dan 0,95 persen menjadi pendongkrak utama kenaikan JII pada akhir perdagangan.

Di sisi lain, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut. Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berakhir melemah 0,22 persen atau 13,72 poin di level 6.239,24 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (21/8), IHSG berakhir di level 6.252,97 dengan pelemahan 0,68 persen atau 42,77 poin. Sebelum melanjutkan pelemahannya, indeks sempat beringsut ke zona hijau ketika dibuka naik 0,07 persen atau 4,59 poin di level 6.257,56 pagi tadi.

Koreksi yang dibukukan pada akhir perdagangan membawa indeks ke level penutupan terendahnya sejak 13 Agustus. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.210,54 – 6.265,96.

Enam dari sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin properti (-1,65 persen) dan tambang (-1,09 persen). Tiga sektor lainnya mampu ditutup di zona hijau, dipimpin pertanian yang naik 1,61 persen sekaligus membatasi besarnya koreksi IHSG.

Dari 651 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 153 saham menguat, 253 saham melemah, dan 245 saham stagnan.

Saham PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 24,89 persen dan 2,04 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

Kode

Kenaikan (persen)

TLKM

+0,91

UNVR

+0,95

KLBF

+3,17

EXCL

+2,45

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

Kode

Penurunan (persen)

INTP

-2,41

ASII

-0,39

INCO

-2,91

INDF

-1,30

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks Syariah

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top