Kurs Jisdor Melemah ke Rp13.963, Rupiah Terdepresiasi di Pasar Spot

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp13.963 per dolar AS, melemah 50 poin atau 0,36 persen dari posisi Rp13.913 pada Jumat (19/7).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 Juli 2019  |  11:24 WIB
Kurs Jisdor Melemah ke Rp13.963, Rupiah Terdepresiasi di Pasar Spot
Seorang pembeli menghitung uang Dolar Amerika Serikat yang ditukarnya di gerai penukaran valuta asing, Jakarta, Senin (15/7/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.963 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senin (22/7/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp13.963 per dolar AS, melemah 50 poin atau 0,36 persen dari posisi Rp13.913 pada Jumat (19/7).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 25 poin atau 0,18 persen ke level Rp13.963 per dolar AS pada pukul 10.23 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah dibuka di zona merah dengan pelemahan 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp13.948 per dolar AS, setelah pada akhir perdagangan Jumat (19/7) ditutup menguat 22 poin ke level Rp13.938 per dolar AS.

Sepanjang pagi ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp13.948 – Rp13.968 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya, terpantau menguat 0,026 poin atau 0,03 persen ke level 97,177 pada pukul 10.33 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka melemah hanya 0,01 persen atau 0,006 poin ke level 97,145, setelah pada akhir perdagangan Jumat pekan lalu ditutup menguat 0,357 poin atau 0,37 persen ke level 97,151.

Dilansir Bloomberg, rupiah melemah dari level tertinggi dalam 13 bulan yang dicapai hari Jumat karena investor mengukur kembali tingkat proyeksi penurunan suku bunga The Fed bulan ini.

Kepala analis valas global Nomura, Craig Chan mengatakan pasar sekarang kembali memastikan pemotongan suku bunga 25 basis poin dibandingkan dengan minggu lalu, setelah komentar dari pejabat The Fed, Williams dan Clarida.

“Perkiraan ulang pemangkasan dari The Fed telah mendorong dolar terhadap rupiah sedikit lebih tinggi. Secara keseluruhan, kondisi untuk rupiah masih masuk akal pada saat ini," ungkapnya, seperti dikutip Bloomberg.

 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)
TanggalKurs

22 Juli

13.963

19 Juli

13.913

18 Juli

13.976

17 Juli

13.949

16 Juli

13.925

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gonjang Ganjing Rupiah, jisdor

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top