Powell Tegaskan Sikap The Fed, Wall Street Serentak Menguat

Pergerakan tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) serentak menguat pada akhir perdagangan Rabu (10/7/2019), setelah Gubernur Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan pernyataan dovish yang mendorong potensi pemangkasan suku bunga bulan ini.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  06:17 WIB
Powell Tegaskan Sikap The Fed, Wall Street Serentak Menguat
Wallstreet - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) serentak menguat pada akhir perdagangan Rabu (10/7/2019), setelah Gubernur Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan pernyataan dovish yang mendorong potensi pemangkasan suku bunga bulan ini.

Berdasarkan data Reuters, indeks S&P 500 berakhir menguat 0,45 persen atau 13,44 poin di level 2.993,07, indeks Nasdaq Composite menanjak 0,75 persen atau 60,80 poin ke level 8.202,53, sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,29 persen atau 76,71 poin di posisi 26.860,2.

Indeks S&P 500 bahkan sempat menembus level 3.000 untuk pertama kalinya pada sesi perdagangan Rabu. Sementara itu, indeks Dow Jones mencapai rekor intraday dan Nasdaq ditutup di level tertinggi sepanjang masa menyusul rilis pernyataan yang disiapkan untuk testimoni Powell di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS.

Dalam testimoni hari pertamanya pada Rabu (10/7), Powell merujuk pada pelemahan global yang membayangi prospek ekonomi AS di tengah ketidakpastian tentang dampak konflik perdagangan pemerintahan Presiden Donald Trump dengan China dan negara lainnya.

Powell menegaskan The Fed siap untuk bertindak sebagaimana mestinya guna mendukung pertumbuhan ekonomi AS.

“Itu yang ingin didengar pasar,” ujar J.J. Kinahan, kepala strategi pasar di TD Ameritrade, sperti dikutip Reuters.

“Banyak yang mengira laporan pekerjaan [yang dirilis pekan lalu dengan hasil solid] akan tiba-tiba mengubah cara berpikir The Fed. Tapi The Fed cenderung bertindak berdasarkan tren, bukan pada data,” lanjutnya.

Bursa saham secara singkat menambah kenaikannya pascarilis risalah rapat The Fed pada Juni. Risalah itu menunjukkan banyak pembuat kebijakan The Fed berpikir perlunya lebih banyak stimulus dalam waktu segera jika risiko terhadap ekonomi tidak mereda.

Saham-saham finansial pada S&P 500, yang cenderung diuntungkan suku bunga lebih tinggi, pun turun 0,5 persen merespons pernyataan Powell.

Menyusul pernyataan Powell dan rilis risalah pertemuan kebijakan The Fed yang digelar Juni, indikator suku bunga tampaknya memperhitungkan peluang yang lebih besar atas penurunan suku bunga secara agresif dalam pertemuan The Fed selanjutnya akhir bulan ini.

Ekspektasi untuk penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin, yang hampir tergerus oleh laporan ketenagakerjaan AS pada Jumat (5/7/2019), melonjak menjadi 26,6 persen, menurut FedWatch tool oleh CME Group.

Namun, setelah sempat menembus level 3.000, indeks S&P 500 berakhir sedikit di bawah level itu. Sebagian investor mengatakan pencapaian tersebut dapat meningkatkan kepercayaan di pasar.

Sementara itu, saham Amazon.com, Microsoft Corp., dan Apple Inc. berada di antara yang menjadi pendorong terbesar bagi ketiga indeks.

Pergerakan Bursa Wall Street 10 Juli

Indeks

Level

Perubahan (persen)

Dow Jones

26.860,2

+0,29

S&P 500

2.993,07

+0,45

Nasdaq

8.202,53

+0,75

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wall street, Kebijakan The Fed

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup