Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lelang SBN di Pasar Perdana Capai Rp354,58 Triliun

Direktrat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mencatat bahwa hingga 25 Juni 2019, realisasi penerbitan SBN melalui lelang SBN Rupiah di pasar perdana mencapai Rp354,58 triliun.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  16:28 WIB
Lelang SBN di Pasar Perdana Capai Rp354,58 Triliun
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Direktrat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mencatat bahwa hingga 25 Juni 2019, realisasi penerbitan SBN melalui lelang SBN Rupiah di pasar perdana mencapai Rp354,58 triliun.

Direktur Surat Utang Negara Loto Srinaita Ginting mengatakan bahwa hasil lelang SBN tersebut berasal dari hasil lelang SUN senilai Rp264,69 triliun dan SBSN Rp89,89 triliun.

Adapun, dia menambahkan, dari hasil penerbitan SBN melalui lelang dan nonlelang, baik dalam mata uang rupiah dan valas, realisasi netto SBN mencapai Rp196,96 triliun atau 50,64% dari target netto penerbitan SBN. 

Dia menyebutkan untuk kuartal III dan IV, pemerintah tetap menyelenggarakan lelang SBN rupiah setiap hari Selasa (bergantian antara konvensional dan syariah) sesuai dengan kalender lelang SBN yang telah dipublikasikan.

“Target penerbitan melalui lelang pada kuartal III/2019 sebesar Rp185 triliun, yang komposisinya 75,68% dipenuhi melalui lelang SUN dan sisanya melalui lelang SBSN,” jelasnya kepada Bisnis.com, Jumat (28/6/2019).

Kendati demikian, pemerintah mempunyai fleksibilitas untuk menentukan instrumen utang yang akan digunakan untuk pembiayaan APBN, termasuk metode pengadaannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi surat utang negara
Editor : Riendy Astria
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top