Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kamis 27 Juni, Indeks Lanjutkan Pelemahan? Simak Rekomendasi Sahamnya

Indeks harga saham gabungan diproyeksikan melanjutkan pelemahannya setelah pada perdagangan Rabu (26/6/2019) ditutup melemah.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 27 Juni 2019  |  07:38 WIB
Siluet karyawan di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Siluet karyawan di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan diproyeksikan melanjutkan pelemahannya setelah pada perdagangan Rabu (26/6/2019) ditutup melemah.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun 0,16% atau 9,96 poin di level 6.310,49 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebanyak tujuh dari sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin pertanian 1,24% dan aneka industri 1,05%. Adapun sektor infrastruktur dan perdagangan masing-masing naik 0,35% dan 0,13%.

Dari 636 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (26/6/2019), sebanyak 180 saham menguat, 225 saham melemah, dan 231 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing turun 0,76% dan 1,36% menjadi penekan utama pergerakan IHSG di akhir perdagangan.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper dalam risetnya menyebutkan bahwa IHSG diprediksi akan kembali melemah.

Secara teknikal rentang penguatan IHSG sudah sangat terbatas dan indikator stochastic membentuk deadcross di area overbought mengindikasikan akan mengalami pelemahan dalam jangka pendek.

"Dari dalam negeri masih minim sentimen yang bisa mendorong penguatan IHSG," ujarnya.

Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji menjelaskan bahwa berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.297,832 hingga 6.285,176.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.328,662 hingga 6.346,836. Berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area positif.

Namun demikian, terlihat bahwa stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," jelasnya.

Adapun saham yang direkomendasikan oleh Binaartha Sekuritas untuk dapat dicermati adalah AKRA, CTRA, DOID, HMSP, IMAS, MYOR.

Sementara itu, Artha Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham GGRM, PTPP, dan MEDC.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top