PP Presisi (PPRE) Kolaborasi dengan Anak Usaha Pelindo II dan Pelindo IV

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan PP Presisi dengan PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPP), entitas anak Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, dan PT Equiport Inti Indonesia (Equiport), entitas anak Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV di Bali, akhir pekan lalu.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 24 Juni 2019  |  11:19 WIB
PP Presisi (PPRE) Kolaborasi dengan Anak Usaha Pelindo II dan Pelindo IV
Direksi PT PP Presisi Tbk. melakukan konferensi pers usai menggelar rapat umum pemegang saham tahunan kinerja 2018 di Jakarta, Rabu (10/4/2019).Bisnis - M. Nurhadi Pratomo

Bisnis.com,JAKARTA — PT PP Presisi Tbk. meneken nota kesapahaman dengan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) untuk koloborasi dalam bidang project engineering, peralatan berat, teknologi informasi, serta sumber daya lainnya.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan PP Presisi dengan PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPP), entitas anak Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, dan PT Equiport Inti Indonesia (Equiport), entitas anak Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV di Bali, akhir pekan lalu.

Manajemen emiten berkode saham PPRE itu memaparkan nota kesepahaman itu memuat kesepakatan para pihak untuk melakukan kerja sama saling menguntungkan. Lingkup kolaborasi yakni di bidang project engineering, peralatan berat, teknologi informasi, serta sumber daya terkait lainnya yang dibutuhkan oleh pelabuhan-pelabuhan di bawah pengelolaan Pelindo II dan Pelindo IV.

Bambang Suyitno, Investor Relation PP Presisi menjelaskan bahwa kolaborasi tahap pertama akan dilakukan di pelabuhan Tanjung Priok dan Makassar dalam bentuk joint operational (JO). Akan tetapi, tidak menutup menutup kemungkinan akan dilanjutkan menjadi pembentukan usaha patungan atau joint venture (JV) pada tahap selanjutnya.

“Tentang potensi kontrak JO masih pada tahap pembahasan selanjutnya,” ujarnya kepada Bisnis.com, Minggu (23/6/2019).

Direktur Utama PP Presisi Iswanto Amperawan mengklaim bahwa potensi yang dapat digarap dari nota kesepahaman itu sangat besar. Hal itu sejalan dengan peran strategis pelabuhan di Indonesia dan upaya peningkatan pelayanan jasa kepelabuhan yang menjadi bagian integral dari peningkatan konektivitas.

“Bentuk kerja sama ini dapat terus ditumbuhkembangkan dengan kerjasama lainnya antara Badan Usaha Milik Negara [BUMN] dan entitas anak sebagai bentuk sinergi BUMN,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, PP Presisi

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top