5 Berita Populer Market, ERAA Sepakati Perjanjian Kredit Rp4,48 Triliun dengan BCA dan 25 Emiten Ditandai BEI Akibat Ekuitas Negatif

Kabar PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) yang melakukan perjanjian fasilitas pinjaman dengan PT Bank Central Asia Tbk. (BCAA) senilai Rp4,48 triliun jadi berita terpopuler kanal Market hari ini, Rabu (19/6/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 19 Juni 2019  |  19:00 WIB

1. ERAA Sepakati Perjanjian Kredit Rp4,48 Triliun dengan BCA

Emiten ritel perangkat telekomunikasi PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) melakukan perjanjian fasilitas pinjaman dengan PT Bank Central Asia Tbk. (BCAA) senilai Rp4,48 triliun.

Head of Legal & Corporate Secretary Erajaya Swasembada Amelia Allen menyampaikan, pada 17 Juni 2019 Erajaya memeroleh perpanjangan dan tambahan fasilitas pinjaman dari BCA sebesar Rp4,48 triliun. Baca selengkapnya di sini

2. 25 Emiten Ditandai BEI Akibat Ekuitas Negatif

Bursa Efek Indonesia menyematkan notasi khusus kepada 48 ticker saham milik perusahaan tercatat per 18 Juni 2019.

Artinya, terdapat 7,58% dari 633 emiten yang mengalami masalah dan patut menjadi perhatian investor. Baca selengkapnya di sini

3. Ini Peluang yang Akan Diambil Sri Rejeki Isman (SRIL) dari Perang Dagang AS-China

Emiten tekstil, PT Sri Rejeki Isman Tbk. menangkap peluang kenaikan permintaan dari Amerika Serikat terhadap produk tekstil sebagai dampak dari perang dagang AS-China.

Direktur Keuangan Sritex Allan M Severino mengatakan, salah satu strategi perseroan tahun ini yakni meningkatkan pangsa pasar ekspor. Baca selengkapnya di sini

4. Kejar Pertumbuhan, Tirta Mahakam Resources (TIRT) Diversifikasi Pasar

Emiten yang bergerak di bidang manufaktur kayu dan bahan kayu, PT Tirta Mahakam Resources Tbk. melakukan diversifikasi pasar untuk mengejar pertumbuhan pada tahun ini.

Presiden Direktur Tirta Mahakam Resources Djohan Surja Putra mengatakan, perusahaan melakukan modifikasi mesin, baca selengkapnya di sini

5. Bentuk Perusahaan Baru, Mahaka Radio (MARI) Bakal Berkonsorsium dengan 4 Perusahaan Rekaman

PT Mahaka Radio Integra Tbk. (MARI) segera merealisasikan pembentukan anak usaha baru di sektor digital bersama dengan konsorsium yang terdiri atas 4 perusahaan rekaman.

Presiden Direktur MARI Adrian Syarkawie mengatakan bahwa anak persuahaan baru tersebut akan bernama PT Mahaka Radio Digital. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berita populer

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top