Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Hapus Saham Sekawan Intipratama (SIAP)

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghapus saham milik PT Sekawan Intipratama Tbk. dengan sandi saham SIAP.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 13 Juni 2019  |  16:54 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Bursa Efek Indonesia (BEI) menghapus saham milik PT Sekawan Intipratama Tbk. dengan sandi saham SIAP.

Dalam pengumuman yang dikeluarkan oleh BEI, bursa memutuskan untuk menghapus pencatatan efek milik PT Sekawan Intipratama Tbk. dari BEI per 17 Juni 2019.

Adapun merujuk pada Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) saham di bursa, bursa menghapus saham perusahaan tercatat apabila perusahaan tersebut mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan tercatat, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka dan perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai (Butir III.3.1.1)

Selanjutnya, saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.

"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka bursa memutuskan penghapusan pencatatan efek PT Sekawan Intipratama Tbk. dari Bursa Efek Indonesia efektif sejak tanggal 16 Juni 2019,"  tulis BEI, seperti dikutip pada Kamis (13/6/2019).

Dengan demikian, SIAP tidak lagi memiliki kewajiban sebagai perusahaan tercatat dan BEI akan menghapus nama perseroan dari daftar perusahaan tercatat di bursa.

Selanjutnya, apabila perseroan kembali ingin mencatatkan sahamnya di BEI, proses pencatatan saham dapat dilakukan megacu pada ketentuan yang berlaku.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten sekawan intipratama
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top