IPO 18 Juni, Communication Cable System Dapat Kode Saham CCSI

Communication Cable Systems Indonesia berencana melantai di bursa pada 18 Juni 2019. Calon emiten tersebut mendapat kode saham CCSI. 
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 13 Juni 2019  |  07:57 WIB
IPO 18 Juni, Communication Cable System Dapat Kode Saham CCSI
Karyawan melintas di dekat layar penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Communication Cable Systems Indonesia berencana melantai di bursa pada 18 Juni 2019. Calon emiten tersebut mendapat kode saham CCSI. 

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI pada Kamis (13/6/2019), merujuk surat permohonan kode saham PT Communication Cable Systems Indonesia, maka pencatatan efek perseroan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 18 Juni 2019 dengan menggunakan kode CCSI. 

Perseroan menawarkan 200 juta saham baru atau sebanyak 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp250 per saham. Dengan demikian, jumlah seluruh nilai penawaran umum sebesar Rp50 miliar. 

Sekitar 93% dana hasil penawaran umum akan digunakan untuk belanja modal sejalan dengan rencana perseroan mengembangkan proyek fiber optic submarine cable (Proyek FO Submarine) yang akan dilaksanakan pada periode 2019-2020. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka pengoperasian Proyek FO Submarine tersebut. 

Terpisah, Head of Investment Banking UOB Kay Hian Sekuritas John Octavianus menuturkan saham Communication Cable Systems Indonesia mencatatkan kelebihan permintaan sebanyak 2,51 kali dari total penawaran umum atau 151,54 kali pooling penawaran umum yang berlangsung pada 11-12 Juni 2019. 

"Selama masa penawaran umum, permintaan yang masuk mencapai Rp125 miliar dimana nilai emisi IPO sebesar Rp50 miliar," katanya pada Rabu (12/6/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ipo, kinerja emiten

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top