Ekspor Minyak AS Meluncur 2,8 juta bph, Ini Pembeli Terbesarnya

Ekspor minyak mentah Amerika Serikat melonjak menjadi sekitar 2,8 juta barel per hari (bph) pada April lalu, dari sekitar 2,7 juta bph pada bulan sebelumnya.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 07 Juni 2019  |  09:18 WIB
Ekspor Minyak AS Meluncur 2,8 juta bph, Ini Pembeli Terbesarnya
Harga Minyak WTI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Ekspor minyak mentah Amerika Serikat melonjak menjadi sekitar 2,8 juta barel per hari (bph) pada April lalu, dari sekitar 2,7 juta bph pada bulan sebelumnya.

Data perdagangan luar negeri dari Biro Sensus AS menunjukkan pada Kamis (6/6/2019), seperti dikutip dari Reuters, Jumat (7/6/2019).

Dari jumlah tersebut, pembeli terbesar minyak AS adalah Kanada, yang mencatatkan rekor pembelian sebesar 589.000 bph. Sementara pembeli top lainnya berasal dari negara-negara Asia.

Dalam hal ini, India membeli sekitar 392.000 barel per hari. Kemudian, Korea Selatan, telah mengirimkan sekitar 356.000 barel per hari pada April lalu.

Ekspor minyak mentah AS telah melesat sejak Washington mencabut larangan pada 2015, naik ke rekor sekitar 3 juta barel per hari pada Februari tahun ini.

Untuk diketahui, AS kembali mengekspor minyaknya setelah Senat mencabut larangan ekspor yang berlaku selama 40 tahun.

Di sisi lain, booming minyak serpih juga telah mendorong Negeri Paman Sam menjadi produsen minyak terbesar di dunia, menyusul Arab Saudi dan Rusia.

Sementara itu, destinasi ekspor minyak ke Eropa terbesar adalah Belanda, yang membeli sekitar 305.000 barel per hari, dan Inggris, yang membeli sekitar 152.000 barel per hari.

Uni Emirat Arab juga mengimpor 99.000 barel per hari minyak mentah AS selama sebulan.

Namun, pembelian minyak mentah China telah anjlok dari rekor pada pertengahan 2018, karena meningkatnya perang dagang antara Washington dan Beijing.

Pada April, China membeli lebih dari 62.000 barel per hari minyak mentah AS, jauh di bawah rekor 510.000 barel per hari pada Juni 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga minyak mentah wti

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top