Sido Muncul (SIDO) Bukukan Penjualan dari Nigeria 600 Ribu Dolar AS

Emiten farmasi, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. mulai melakukan pengiriman produk minuman Kuku Bima Energi ke Nigeria pada kuartal I/2019. 
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 09 Mei 2019  |  05:12 WIB
Sido Muncul (SIDO) Bukukan Penjualan dari Nigeria 600 Ribu Dolar AS
Ilustrasi - sidomuncul.com

Bisnis.com, JAKARTA -  Emiten farmasi, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. mulai melakukan pengiriman produk minuman Kuku Bima Energi ke Nigeria pada kuartal I/2019. 

Sekretaris Perusahaan Sido Muncul Tiur Simamora mengatakan, perseroan mengirim 3 kontainer produk minuman Kuku Bima Energy ke Nigeria pada Maret 2019. Emiten dengan kode saham SIDO ini mencatat nilai penjualan ekspor tersebut sebesar US$600.000. 

Pengiriman produk yang sama ke Nigeria akan kembali dilakukan pada kuartal II/2019. Nilai penjualan ekspor diperkirakan sama seperti kuartal sebelumnya. 

"Kuartal II sedang menunggu PO [purchase order]. Nilainya hampir sama," katanya pada Rabu (8/5/2019). 

Sebelumnya, Tiur mengatakan kontribusi penjualan ekspor yang meningkat menjadi 6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terutama ditopang oleh penjualan Tolak Angin di Filipina dan Kuku Bima Energy (KBE) di Nigeria. Muncul Nigeria Limited, entitas anak perseroan, melakukan pengiriman produk KBE ke Nigeria lebih cepat dari jadwal semua pada semester II/2019 menjadi Maret 2019. 

Sebagai informasi, pada kuartal I/2019, perseroan mencetak penjualan bersih sebesar Rp713,68 miliar atau naik 14,95% secara tahunan. Adapun, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp208,87 miliar atau naik 23,53% secara tahunan. 

Tim Analis Artha Sekuritas menyebutkan raihan pendapatan SIDO mencapai 23,2% dari proyeksi analis sebesar Rp3,07 triliun sepanjang 2019. Begitu pula, raihan laba bersih perseroan mencapai 28,4% dari proyeksi analis sebesar Rp735 miliar pada periode yang sama. 

Analis memperkirakan pendapatan dan margin laba bersih SIDO bakal lebih baik pada kuartal II/2019 dan kuartal III/2019 karena penjualan ekspor ke Nigeria. Saat ini SIDO mengekspor minuman Kuku Bima dan akan meningkatkan distribusi ke riteler pada Juni 2019. 

Analis mempertahankan rekomendasi beli terhadap saham SIDO dengan target harga Rp1.160 per saham yang mencerminkan proyeksi price to earning ratio 24 kali pada 2019. Jika dibandingkan dengan industri sejenis seperti KLBF dan KAEF, PER mereka saat ini masing-masing 28,7 kali dan 40,1 kali. 

Pada penutupan perdagangan Rabu (8/5/2019), saham SIDO mendarat di level Rp980, menguat 0,51% atau naik 5 poin. Secara year to date, saham SIDO telah menguat 16,67%. 

SIDO saat ini diperdagangan pada price to earning ratio 17,50 kali. Perseroan memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp14,70 triliun. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, sido muncul

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top