KABAR PASAR 23 APRIL: Reksa Dana Saham Prospektif, Penerimaan Tak Capai Target

Berita terkait strategi investasi jangka panjang dan kinerja APBN kuartal I/2019 menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (23/4/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 23 April 2019  |  09:10 WIB
KABAR PASAR 23 APRIL: Reksa Dana Saham Prospektif, Penerimaan Tak Capai Target
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Berita terkait strategi investasi jangka panjang dan kinerja APBN kuartal I/2019 menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (23/4/2019).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Reksa Dana Saham Prospektif. Di tengah masih tingginya volatilitas pasar akibat kondisi politik, investor disarankan mulai mengoleksi reksa dana saham secara bertahap untuk investasi jangka panjang karena valuasi yang relatif murah. (Bisnis Indonesia)

Penerimaan Tak Capai Target. Pemerintah mewaspadai realisasi dari dua komponen utama pendapatan negara, yaitu penerimaan pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), yang pada kuartal I/2019 tidak sesuai ekspektasi. (Bisnis Indonesia)

Holding Jasa Keuangan Tuntas Semester I. Kementerian Badan Usaha Milik Negara menargetkan holding BUMN jasa keuangan akan rampung pada semester I/2019. (Bisnis Indonesia)

Pengelolaan Ekonomi Hadapi Risiko Baru. Keputusan Amerika Serikat untuk tidak melanjutkan pengecualian impor minyak dari Iran untuk delapan negara, termasuk China dan India, berpotensi menjadi risiko baru bagi pengelolaan asumsi makroekonomi, terutama rupiah dan defisit transaksi berjalan. (Bisnis Indonesia)

Déjà Vu Penyelamatan Asuransi Jiwasraya. PT Asuransi Jiwasraya menyiapkan berbagai jurus untuk melunasi polis JS Saving Plan yang jatuh tempo. Salah satu cara dengan menerbitkan medium term note (MTN) senilai Rp500 miliar. (Kontan)

Rally IHSG Tertahan Isu Politik. Sentimen positif yang menyelimuti pasar saham domestik pasca-pilpres mulai pudar akibat berlarut-larutnya perseteruan seputar hasil sementara perolehan suara pemilu. Alhasil, rally indeks harga saham gabungan (IHSG) menuju level 7.000 pun tertahan. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
apbn, reksa dana

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top