Minyak Melonjak, Harga Karet Tambah Kencang

Harga karet berhasil menguat pada perdagangan hari ini, Senin (22/4/2019), di tengah optimisme mengenai pemulihan ekonomi global.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 April 2019  |  16:03 WIB
Minyak Melonjak, Harga Karet Tambah Kencang
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet berhasil menguat pada perdagangan hari ini, Senin (22/4/2019), di tengah optimisme mengenai pemulihan ekonomi global.

Berdasarkan data Bloomberg, harga karet untuk kontrak teraktif September 2019 di Tokyo Commodity Exchange (Tocom) ditutup menguat 0,42 persen atau 0,80 poin di level 189,30 yen per kg dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (19/4/2019), harga karet di Tocom berakhir dengan penguatan 0,75 persen atau 1,40 poin di level 188,50 yen per kg.

Sebelum melanjutkan penguatannya, harga karet sempat tergelincir ke zona merah dengan dibuka turun 0,32 persen atau 0,60 poin di posisi 187,90 Senin (22/4) pagi.

Dilansir Bloomberg, ekonomi Amerika Serikat (AS) tampak menunjukkan tanda-tanda baru stabilisasi dan bahkan lebih kuat. Sementara itu, China mungkin siap untuk mengambil lebih banyak langkah-langkah stimulus guna mendorong ekspansi yang menunjukkan tanda-tanda kesehatan.

Pada saat yang sama, pejabat pemerintahan AS dan China dikabarkan tengah menjadwalkan lebih banyak perundingan perdagangan dalam upaya untuk mencapai kesepakatan pada awal Mei.

“Faktor-faktor makro mendorong pasar karet. Investor mengambil petunjuk dari ekspektasi stimulus China dan kemajuan dalam perundingan perdagangan AS-China,” terang Avtar Sandu, manajer senior untuk komoditas di Phillip Futures.

Sejalan dengan harga karet Tocom, harga karet untuk kontrak teraktif September 2019 di Shanghai Futures Exchange berakhir menguat 0,74 persen atau 85 poin di level 11.535 yuan per ton pada perdagangan hari ini.

Turut menopang kenaikan harga karet, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Mei 2019 terpantau melonjak 2,52 persen atau 1,61 poin ke level US$65,61 per barel pukul 14.54 WIB.

Minyak Brent untuk pengiriman Juni 2019 juga melonjak lebih dari 2 persen atau 1,85 poin ke level US$73,82 per barel.

Seperti diketahui, karet sintetis yang menjadi bahan subtitusi utama karet alam dibuat dari polimer turunan minyak, sehingga pergerakan harganya jelas dipengaruhi harga minyak yang menjadi bahan baku asalnya.

Pergerakan Harga Karet Kontrak September 2019 di Tocom

Tanggal                             

Harga (Yen/Kg)              

Perubahan (persen)

22/4/2019

189,30

+0,42

19/4/2019

188,50

+0,75

18/4/2019

187,10

-2,30

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Minyak, harga karet

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top