5 Berita Populer Market, Ini Resep Kinerja Moncer PGN dan Konsolidasi Telko masih Lama

Kabar Emiten produsen makanan ringan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. dan PT Siantar Top Tbk. yang mengincar penjualan ekspor tumbuh 20% jadi berita terpopuler kanal Market malam ini, Kamis (21/2/2019)
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  19:30 WIB
5 Berita Populer Market, Ini Resep Kinerja Moncer PGN dan Konsolidasi Telko masih Lama
Presiden Direktur PT Siantar Top Tbk. Pitoyo (dari kanan) berbincang dengan Direktur Armin, dan Direktur Suwanto saat paparan publik, di Surabaya, Jumat (15/12). - JIBI - Wahyu Darmawan

1. Siantar Top (STTP) Targetkan Ekspor Tumbuh 20 Persen Tahun Ini

Emiten produsen makanan ringan PT Siantar Top Tbk. mulai fokus mengembangkan pasar luar negeri dengan mengincar penjualan ekspor tumbuh 20% pada 2019.

Direktur Siantar Top Armin mengatakan, perseroan mulai fokus menggarap pasar ekspor sejak beberapa tahun terakhir. Baca selengkapnya di sini

2. Garudafood (GOOD) Incar Penjualan Ekspor Tumbuh 20%

Emiten produsen makanan ringan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. mengembangkan pasar ekspor sebagai salah satu strategi memacu pertumbuhan penjualan 15% pada 2019.

Tahun ini, emiten dengan kode saham GOOD ini menargetkan penjualan ekspor tumbuh 20%. Baca selengkapnya di sini

3. Konsolidasi Industri Telekomunikasi, Analis Nilai Tidak Mungkin Tahun Ini

Analis menilai kemungkinan konsolidasi antarperusahaan operator telekomunikasi di Indonesia masih belum akan terjadi pada tahun ini.

Pasalnya, masih banyak diskusi baik secara antarperusahaan maupun dari sisi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Baca selengkapnya di sini

4. Sistem Auto Rejection Transaksi Waran Akan Mulai Berlaku Maret 2019

Bursa Efek Indonesia akan mulai menerapkan sistem penolakan otomatis atau auto rejection terhadap order waran dengan harga yang melebihi harga saham yang menjadi aset dasarnya.

Kristian S. Manullang, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek Indonesia, mengatakan bahwa selama ini transaksi waran yang terjadi di luar batas wajar, baca selengkapnya di sini

5. Ini Resep PGN (PGAS) Kantongi Laba Bersih Rp4,34 Triliun pada 2018

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. selaku, yang kini berstatus sebagai Sub Holding Gas, Holding BUMN Migas, mengantongi laba bersih US$304,9 juta atau setara dengan Rp4,34 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan 2018, Perusahaan Gas Negara mengantongi pendapatan US$3,87 miliar pada akhir 2018. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berita populer

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top