AKSI EMITEN 8 FEBRUARI: TOTL Kantongi Rp700 Miliar, Laba ARNA Naik Hampir 30%

Berita mengenai raihan kontrak baru PT Total Bangun Persada Tbk. serta laba PT Arwana Citramulia Tbk. menjadi sorotan media nasional, Jumat (8/2/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 08 Februari 2019  |  09:02 WIB
AKSI EMITEN 8 FEBRUARI: TOTL Kantongi Rp700 Miliar, Laba ARNA Naik Hampir 30%
Karyawan melintas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai raihan kontrak baru PT Total Bangun Persada Tbk. serta laba PT Arwana Citramulia Tbk. menjadi sorotan media nasional, Jumat (8/2/2019).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Emiten Komponen Otomotif Konservatif. Emiten komponen otomotif memasang target kinerja konservatif pada tahun ini, merespons pasar kendaraan roda dua dan roda empat yang diprediksi stagnan. (Bisnis Indonesia)

TOTL Kantongi Rp700 Miliar. PT Total Bangun Persada Tbk. mengantongi kontrak baru Rp700 miliar pada Januari 2019 atau 17,5% dari target yang diincar pada 2019 sebesar Rp4 triliun. (Bisnis Indonesia)

JSMR Incar Dana Rp700 Miliar. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengincar dana Rp700 miliar dari penerbitan instrumen Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur atau Dinfra yang dijadwalkan berlangsung pada kuartal I/2019. (Bisnis Indonesia)

Laba ARNA Naik Hampir 30%. Emiten produsen keramik, PT Arwana Citramulia Tbk. mencatatkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2018 sebesar Rp156,62 miliar atau naik 29,62% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp120,83 miliar. (Bisnis Indonesia)

DSNG Ungkit Pabrik Kelapa Sawit. PT Dharma Satya Nusantara Tbk. ingin meningkatkan volume produksi crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit sebesar 26% pada tahun ini. (Kontan)

TOBA Ajukan Pencairan Kredit Bagi Proyek PLTU. PT Toba Bara Sejahtra Tbk. akan mengebut pelaksanaan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Oleh karena itu, pada 30 Januari 2019, perusahaan ini akan mengajukan pencairan kredit kepada Bank Mandiri dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). (Kontan)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Aksi Korporasi, kinerja emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top