Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rebound Sejumlah Saham Dongkrak Dow Jones, Nasdaq Melemah

Pergerakan tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berakhir variatif pada perdagangan Selasa (29/1/2019), dengan saham teknologi melemah menjelang rilis laporan kuartalan Apple.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 30 Januari 2019  |  07:17 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berakhir variatif pada perdagangan Selasa (29/1/2019), dengan saham teknologi melemah menjelang rilis laporan kuartalan Apple.

Berdasarkan data Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average berhasil ditutup naik 0,21% di level 24.579,96, indeks S&P 500 turun 0,15% ke 2.640, sedangkan indeks Nasdaq Composite berakhir melemah 0,81% di level 7.028,29.

Saham Apple turun 1,04% di saat investor menantikan rilis laporan kinerja produsen iPhone tersebut setelah penutupan perdagangan. Awal bulan ini, Apple menyampaikan proyeksi penurunan permintaan di China, yang ekonominya telah terbebani oleh perang dagang dengan Amerika Serikat.

Pada saat yang sama, pasar fokus pada suku bunga AS ketika bank sentral AS Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan moneternya yang berlangsung dua hari hingga Rabu.

Setelah menaikkan suku bunga secara bertahap tahun lalu, The Fed mengambil pendekatan wait and see untuk pengetatan lebih lanjut dalam menghadapi perlambatan luar negeri dan volatilitas pasar.

The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada Rabu (Kamis dini hari WIB). Setelah itu, investor akan menantikan rilis laporan pekerjaan Januari pada Jumat (1/2) guna memperoleh petunjuk tentang laju inflasi di masa mendatang.

“Ini hari yang penuh kebimbangan. Antara laporan kinerja keuangan yang akan dirilis hari ini dan [hasil pertemuan] The Fed besok. Kemudian akan ada laporan ketenagakerjaan. Saya tidak berpikir ada yang ingin membuat pertaruhan besar sebelum semua agenda itu,” kata Willie Delwiche, pakar strategi investasi di Baird, seperti dilansir Reuters.

Indeks S&P industri, yang tertekan peringatan dari Caterpillar pada Senin (28/1), rebound 1,74%, didorong laporan yang lebih baik dari perkiraan oleh 3M Co dan sejumlah perusahaan pertahanan.

Saham kontraktor pertahanan L3 Technologies Inc dan Harris Corp masing-masing menguat 8,4% dan 8,78% setelah laporannya melampaui estimasi laba kuartalan.

Adapun saham 3M naik 1,94% setelah laporan kuartal keempatnya melampaui estimasi, bahkan ketika produsen Post-It ini memangkas prospek laba untuk 2019, merujuk pada dampak perlambatan bisnisnya di China terhadap pendapatan.

Di sisi lain, saham Amazon.com Inc, Facebook Inc, dan Microsoft Corp, beberapa dari gelombang laporan triwulanan yang akan merilis laporan kuartalannya pekan ini, masing-masing turun lebih dari 2%. Indeks teknologi S&P pun turun 1,01%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wall street
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top