Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurs Tengah Melemah 22 Poin, Dolar AS Tertekan Lagi di Asia

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (25/1/2019) di level Rp14.163 per dolar AS, melemah 22 poin atau 0,15% dari posisi Rp14.141 pada Kamis (24/1).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 Januari 2019  |  13:24 WIB
Karyawan menghitung uang rupiah di sebuah money changer di Jakarta, Selasa (4/9/2018). - Reuters/Willy Kurniawan
Karyawan menghitung uang rupiah di sebuah money changer di Jakarta, Selasa (4/9/2018). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (25/1/2019) di level Rp14.163 per dolar AS, melemah 22 poin atau 0,15% dari posisi Rp14.141 pada Kamis (24/1).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.234 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.092 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

Di sisi lain, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 21 poin atau 0,15% ke level Rp14.149 per dolar AS pada pukul 10.42 WIB. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.149-Rp14.168 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai melanjutkan penguatannya ketika dibuka terapresiasi 15 poin atau 0,11% di level Rp14.155 per dolar AS dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (24/1/2019), nilai tukar rupiah ditutup menguat 18 poin atau 0,13% di posisi Rp14.170 per dolar AS.

Mata uang lainnya di Asia mayoritas menguat juga menguat terhadap dolar AS, dipimpin won Korea Selatan dan peso Filipina yang masing-masing terapresiasi 0,41% dan 0,24%.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,191 poin atau 0,20% ke level 96,410 pada pukul 11.37 WIB.

Indeks dolar kembali bergerak di zona merah setelah dibuka turun 0,117 poin atau 0,12% di level 96,601. Padahal pada perdagangan Kamis (24/1) indeks dolar mampu rebound dan berakhir menguat 0,50% atau 0,478 poin di posisi 96,601.

Dilansir dari Reuters, dolar AS berpotensi menghadapi tahun yang berat ke depannya saat pertumbuhan ekonomi di AS maupun secara global berada dalam tekanan.

Pada saat yang sama, bank sentral AS Federal Reserve tampak bergerak lebih dekat ke arah jeda pengetatan laju suku bunganya.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)               

25 Januari14.163
24 Januari14.141
23 Januari14.188
22 Januari14.221
21 Januari14.212

SumberBank Indonesia


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurs tengah bi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top