AKSI EMITEN 27 DESEMBER: PEHA dan INAF Semakin Agresif, TINS Kerek Capex 28%

Berita terkait ekspansi emiten farmasi dan alokasi belanja modal PT Timah Tbk. (TINS) pada 2019 menjadi sorotan media nasional, Kamis (27/12/2018).
Renat Sofie Andriani | 27 Desember 2018 09:17 WIB
Karyawan memeriksa obat yang diproduksi PT Indofarma Tbk. di Cibitung Bekasi, Jawa Barat. - .Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Berita terkait ekspansi emiten farmasi dan alokasi belanja modal PT Timah Tbk. (TINS) pada 2019 menjadi sorotan media nasional, Kamis (27/12/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

PEHA dan INAF Semakin Agresif. Dua emiten farmasi, yakni PT Phapros Tbk. dan PT Indofarma (Persero) Tbk. kian ekspansif pada tahun depan seiring dengan besarnya potensi bisnis sektor tersebut di Indonesia dan terus meningkatnya layanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan. (Bisnis Indonesia)

INCO Pasang Target Produksi Moderat. Emiten pertambangan logam PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menargetkan volume produksi nikel matte pada 2019 cenderung serupa seperti 2018, yakni sejumlah 75.000 ton. (Bisnis Indonesia)

Emiten Harus Atur Ulang Strategi. Tahun depan akan menjadi tahun dengan rekor baru nilai jatuh tempo surat utang korporasi terbesar sepanjang sejarah sehingga mengharuskan emiten lebih cerdik mengatur strategi pembiayaannya. (Bisnis Indonesia)

TINS Kerek Capex 28%. Emiten pertambangan logam PT Timah Tbk. (TINS) mengalokasikan belanja modal senilai Rp1,69 triliun pada 2019 atau tumbuh 28% secara tahunan dari 2018 senilai Rp1,32 triliun. (Bisnis Indonesia)

Pabrik Gula Rajawali I Siap IPO Saham Rp500 M. PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan mendorong anak usahanya, PT Pabrik Gula (PG) Rajawali I, untuk melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada semester II-2019. IPO PG Rajawali I ditargetkan sebesar Rp500 miliar. (Investor Daily)

INAF Siap Membangun Pabrik Baru. Meski kinerja bisnisnya masih tertekan, PT Indofarma Tbk. (INAF) tetap ekspansif. Perusahaan farmasi pelat merah ini berencana membangun pabrik peralatan kesehatan. (Kontan)

 

 

Tag : kinerja emiten, aksi emiten
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top