Kurs Jisdor Menguat ke 14.632 Saat Rupiah Terdepresiasi di Pasar Spot

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.632 per dolar AS, menguat 19 poin atau 0,12% dari posisi Rp14.651 pada Kamis (8/11).
Aprianto Cahyo Nugroho | 09 November 2018 10:50 WIB
Karyawan memperlihatkan mata uang rupiah di salah satu bank di Jakarta. - JIIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.632 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (9/11/2018).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.632 per dolar AS, menguat 19 poin atau 0,12% dari posisi Rp14.651 pada Kamis (8/11).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 74 poin atau 0,51% ke level Rp14.613 per dolar AS pada pukul 10.08 WIB.

Sebelumnya, mata uang Garuda dibuka di zona hijau dengan penguatan 106 poin atau 0,73% di posisi Rp14.645 per dolar AS, setelah mampu menguat sebesar 0,35% atau 51 poin ke level Rp14.539 per dolar AS pada perdagangan Kamis (8/10).

Sepanjang hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.607-Rp14.648 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia, pagi ini terpantau melemah 0,01% atau 0,006 poin ke level 96,718 pada pukul 10.29 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka terkoreksi 0,081 poin atau 0,08% di level 96,643, setelah pada perdagangan Kamis (8/10) berakhir menguat 0,76% atau 0,727 poin di posisi 96,724.

 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

9 November

14.632

8 November

14.651

7 November

14.764

6 November

14.891

5 November

14.972

Sumber: Bank Indonesia

Tag : jisdor
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top