KINERJA EMITEN: Pelita Samudera Shipping (PSSI) Kantongi Laba US$12,1 Juta

PT Pelita Samudera Shipping Tbk. melaporkan pertumbuhan pendapatan bersih 47,0% secara tahunan menjadi US$46,8 juta pada kuartal III/2018 ditopang kinerja solid seluruh lini bisnis.
M. Nurhadi Pratomo | 30 Oktober 2018 08:42 WIB
Tugboat - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA— PT Pelita Samudera Shipping Tbk. melaporkan pertumbuhan pendapatan bersih 47,0% secara tahunan menjadi US$46,8 juta pada kuartal III/2018 ditopang kinerja solid seluruh lini bisnis.

Dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (30/10/2018), Pelita Samudera Shipping memaparkan kapal tunda dan tongkang (T&B) memberikan kontribusi sekitar 54% dari pendapatan bersih kuartal III/2018. Selanjutnya, fasilitas muatan apung (FLF) dan kapal besar (MV) menyusul dengan kontribusi masing-masing 42,1% dan 3,9%.

Kapal tunda dan tongkang melaporkan kenaikan signifikan dari kegiatan pengangkutan batu bara dengan pertumbuhan 93% secara tahunan. Pencapaian naik dari 4,9 juta metrik ton pada kuartal III/2017 menjadi 9,5 juta ton per September 2018.

Sementara itu, kenaikan untuk volume pemindah muatan batu bara juga memberikan total volume FLF 15,7 juta metrik ton pada kuartal III/2018. Jumlah itu meningkat 19% dari 13,2 juta metrik ton pada periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, lini bisnis baru, kapal besar atau MV, melaporkan total volume sekitar 110,4 tribu metrik ton pada kuartal III/2018. Unit MV “Dewi Saraswati” diserahkan ke PSS pada Februari 2018 dan memulai operasi pada Maret 2018.

Berdasarkan laporan kuartal III/2018, pendapatan usaha yang dikantongi perseroan US$46,84 juta pada 30 September 2018. Jumlah tersebut naik 47% dari US$31,87 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Manajemen emiten berkode saham PSSI itu menyebut laba bruto yang dikantongi US$12,6 juta pada kuartal III/2018. Jumlah itu naik dua kali lipat dari US$5,6 juta pada periode yang sama tahun lalu.

“Dengan kinerja operasional yang lebih kuat dan divestasi satu unit FLF, PSSI melaporkan laba bersih kuartal III/2018 sekitar US$12,1 juta naik dibandingkan pencapaian sebesar US$1,4 juta pada kuartal III/2017 . Di luar pendapatan dan beban yang bersifat one-off, laba bersih kuartal III/2018 PSSI mencapai sekitar US$5,4 juta,” tulis Sekretaris Perusahaan Pelita Samudera Shipping Imelda Agustina Kiagoes.

Manajemen PSSI mengatakan upaya untuk mengembangkan armada telah membantu kenaikan volume T&B dan FLF bagi perseroan. Dalam dua tahun terakhir, PSSI telah berhasil menambah 12 unit kapal tunda dan 10 unit tongkang ke dalam armada operasional.

Perseroan juga memasuki segmen bisnis kargo dry-bulk dengan mengakuisisi satu unit MV kelas handymax. Hal tersebut sejalan dengan usaha untuk mencari pasar baru dan mengembangkan basis pelanggan.

“Kombinasi dari divestasi satu unit FLF yang telah diselesaikan Oktober 2018 dan posisi keuangan yang sehat akan memberikan PSSI fleksibilitas keuangan yang lebih baik untuk mendukung komitmen perseroan dalam pengembangan armada,” papar Imelda.

Di sisi lain, per 30 September 2018, PSSI melaporkan kas dan setara kas US$10,5 juta. Nilai tersebut di luar hasil dari divestasi FLF sekitar US$12 juta.

Adapun, total utang berbunga sekitar US$27,1 juta per 30 September 2018. Sementara itu, ekuitas yang dimili US$71,3 juta.

“Posisi keuangan yang solid menunjukkan pengelolaan struktur modal PSS yang baik dengan rasio gearing dan net gearing sebesar masing-masing 0,38 kali dan 0,23 kali per 30 September 2018, lebih baik dibandingkan dengan 0,52 kali dan 0,29 kali per 30 September 2017,” imbuh manajemen.

Tag : kinerja emiten, Pelita Samudera Shipping
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top