Saham TLKM & BMRI Topang IHSG, AIMS Melonjak 30%

IHSG menguat 0,95% atau 55,10 poin ke level 5.853,25 pada akhir sesi I. Setelah dibuka dengan penguatan 0,63% atau 36,61 poin di level 5.834,76. Sepanjang perdagangan sesi I hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.865,07-5.834,76.
Aprianto Cahyo Nugroho | 13 September 2018 13:13 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/6/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham TLKM menjadi pendorong utama atas kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (12/9/2018).

IHSG menguat 0,95% atau 55,10 poin ke level 5.853,25 pada akhir sesi I. Setelah dibuka dengan penguatan 0,63% atau 36,61 poin di level 5.834,76. Sepanjang perdagangan sesi I hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.865,07-5.834,76.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 238 saham menguat, 117 saham melemah, dan 245 saham stagnan dari 600 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang menguat 3,92 dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang naik 3,53% menjadi pendorong utama terhadap penguatan IHSG di akhir sesi I hari ini.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona hijau dengan dorongan terbesar oleh sektor infrastruktur yang menguat 2,23%, disusul sektor finansial yang menguat 1,58%.

Di sisi lain, hanya sektor pertanian yang menahan penguatan IHSG lebih lanjut di sesi I dengan pelemahan 0,04%.

Sementara itu, saham TLKM (+3,92%), FREN (+8,49%), JSMR (+1,80%), dan TRAM (+4,24%) menjadi penopang utama atas penguatan sektor infrastruktur pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Berikut rincian saham pada IHSG di akhir sesi I:

 

Lima saham pendorong utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

TLKM

+3,92%

BMRI

+3,53%

BBRI

+2,41%

BDMN

+5,97%

BBNI

+2,46%

Lima saham terkuat berdasarkan persentase: 

Kode

Perubahan

AIMS

+30,29%

ABBA

+30,00%

BCAP

+24,81%

PRES

+24,54%

ANDI

+17,55%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top