IHSG Ditutup Menguat di Tengah Fluktuasi Bursa Asia

IHSG ditutup menguat 0,65% atau 38,64 poin ke level 5.982,98, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,30% atau 17,80 poin di level 5.962,10.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 23 Agustus 2018  |  16:16 WIB
IHSG Ditutup Menguat di Tengah Fluktuasi Bursa Asia
Petugas memasang bendera merah putih di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (7/8/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (23/8/2018), meski sempat berfluktuasi sepanjang perdagangan.

IHSG ditutup menguat 0,65% atau 38,64 poin ke level 5.982,98, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,30% atau 17,80 poin di level 5.962,10.

Sepanjang perdagangan di sesi I hari ini, IHSG bergerak fluktuatif pada kisaran level 5.934,29-5.991,30.

Adapun pada perdagangan sebelum libur Iduladha, Selasa (21/8), IHSG ditutup di zona hijau dengan penguatan 0,88% atau 52,11 poin ke level 5.944,30.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 171 saham menguat, 203 saham melemah, dan 225 saham stagnan dari 599 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berada di teritori positif dengan dorongan utama dari sektor finansial yang menguat 2,10%, disusul sektor industri dasar dengan penguatan 2,1%.

Sementara itu, tiga sektor lain melemah dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut, dipimpin sektor infrastruktur yang melemah 1,36%.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis 27 ditutup menguat 1,25% atau 6,47 poin di level 526,14, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,47% atau 2,45 poin di posisi 522,12.

Pergerakan indeks saham lainnya di Asia Tenggara melemah dengan indeks FTSE Straits Time Singapura naik 1,70%, indeks SE Thailand menguat 0,31%, indeks FTSE Malay KLCI menguat 0,71%, dan indeks PSEi menguat 2,25%.

Di Jepang, indeks Topix melemah 0,01% dan indeks Nikkei 225 menguat 0,22%. Sementara itu, indeks Kospi Korsel menguat 0,41%, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,49%, sedangkan indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China masing-masing ditutup menguat 0,37% dan 0,36%.

Secara umum, bursa saham Asia cenderung fluktuatif di tengah spekulasi posisi politik Presiden AS Donald Trump dapat terancam oleh masalah hukum dari dua mantan penasihat dan menjelang tarif baru AS-China berlaku.

Dilansir Reuters, para pejabat AS dan China bertemu untuk mencari jalan keluar dari konflik perdagangan mereka yang semakin dalam, tetapi tidak ada bukti bahwa diskusi tingkat rendah akan menghentikan penetapan tarif baru tarif AS yang dijadwalkan pada Kamis.

Trump tidak didakwa dan kesepakatan pembelaan Cohen tidak berarti presiden telah terlibat dalam apa pun, ungkap sekretaris Gedung Putih Sarah Sanders.

"Sementara (masalah hukum) seharusnya tidak secara substansial mengubah lanskap pasar saham, analis mengatakan perkembangan itu meningkatkan kemungkinan gejolak lebih lanjut untuk Trump menuju pemilihan jangka menengah," kata James McGlew, analis Argonaut, seperti dikutip Reuters.

"Dan ketidakpastian itu kemungkinan akan membebani pikiran para investor," lanjutnya.

 

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

BBCA

+2,83

BBRI

+3,81

BMRI

+1,87

UNVR

+1,41

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

HMSP

-2,89

TCPI

-24,94

ASII

-1,34

TLKM

-1,19

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top