Hanya 1 Saham yang Menguat, JII Turun Tajam Pada Akhir Sesi I

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turun lebih dari 3% pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (31/7/2018).
Renat Sofie Andriani | 31 Juli 2018 13:45 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turun lebih dari 3% pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (31/7/2018).

JII anjlok 3,04% atau 20,59 poin ke level 656,38 di jeda siang, setelah dibuka dengan pelemahan 0,76% atau 5,14 poin di level 671,83. Adapun pada perdagangan Senin (30/7), JII berakhir menguat 0,77% atau 5,19 poin di level 676,97.

Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I hari ini, indeks syariah bergerak pada level 655,43-671,85. Sebanyak 1 saham menguat, 28 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang melemah 7,42% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII siang ini, diikuti saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang turun 2,78%.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan di zona merah pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

IHSG melemah 1,5% atau 90,41 poin ke level 5.937,53 pada akhir sesi I, setelah dibuka turun 0,25% atau 15,01 poin di level 6.012,93.

Pada perdagangan Senin (30/7), IHSG mampu melanjutkan relinya pada hari perdagangan ketujuh dengan ditutup menguat 0,65% atau 38,80 poin di level 6.027,94. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.927,1 – 6.013,86.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 111 saham menguat, 244 saham melemah, dan 242 saham stagnan dari 597 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona merah dengan tekanan terbesar datang dari sektor infrastruktur yang melemah 3,81%, disusul sektor pertanian yang melemah 2,02%.

Saham-saham indeks syariah yang melemah siang ini:

TLKM

-7,42%

UNVR

-2,78%

LPPF

-12,63%

ASII

-1,06%

Saham-saham indeks syariah yang menguat siang ini:

PTBA

+0,92%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top