Aksi Jual Saham Teknologi Seret Wall Street Turun

Aksi jual meluas terhadap saham teknologi menekan tiga indeks saham utama Amerika Serikat (AS) di bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin (30/7/2018).
Renat Sofie Andriani | 31 Juli 2018 06:53 WIB
Bursa Saham Wall Street

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual meluas terhadap saham teknologi menekan tiga indeks saham utama Amerika Serikat (AS) di bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin (30/7/2018).

Berdasarkan data Reuters, indeks Nasdaq Composite berakhir melorot 1,39% atau 107,42 poin di level 7.630. Nasdaq mencatat penurunan ketiga berturut-turut sebesar lebih dari 1% untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, hanya beberapa hari setelah mencapai rekor tertinggi.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,57% atau 144,23 poin di level 25.306,83 dan indeks S&P 500 melemah 0,58% atau 16,22 poin di 2.802,6.

Indeks teknologi turun 1,85% setelah investor mengincar sektor lain atau mengambil keuntungan menjelang musim pemilu paruh waktu yang bergejolak.

Saham Facebook Inc. dan Netflix Inc. masing-masing turun 2,2% dan 5,7%, sekaligus menyeret turun saham lain yang tergabung dalam saham FAANG, yakni Apple Inc., Amazon.com., dan induk Google, Alphabet Inc.

Pada Senin, 102 saham yang terdaftar pada Nasdaq turun ke level harga terendahnya dalam setahun atau lebih, lebih besar dari jumlah saham yang mencapai level tertinggi baru.

“Ada sejumlah besar uang (dalam saham teknologi) dan sebagian dari uang itu berputar keluar atau bergerak ke sisi lain,” ujar Wayne Kaufman, kepala analis pasar di Phoenix Financial Services. "Pelaku pasar mengkhawatirkan siklus tahun pemilihan umum paruh waktu.”

Kontrol Dewan Perwakilan dan Senat AS dipertaruhkan dalam pemilihan paruh waktu yang akan berlangsung bulan November.

Sebanyak 7 dari 11 sektor utama pada S&P 500 ditutup di wilayah negatif.

Saham CBS Corp. memperpanjang penurunannya dengan melemah 5,1%. Dewan direksi perusahaan media ini menggelar pertemuan pada hari Senin untuk membahas tuduhan pelanggaran pribadi terhadap Chief Executive Leslie Moonves.

Adapun saham Tyson Foods Inc. melemah 7,6% setelah memangkas proyeksi laba full year dengan merujuk pada potensi dampak pemberlakuan tarif.

Hal tersebut juga membebani saham Hormel Foods Corp dan Pilgrim's Pride Corp, yang mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan turun 2,5% dan 1,5% masing-masing.

 

Tag : wall street
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top