Sektor Infrastruktur & Finansial Bebani IHSG di Awal Dagang

Koreksi pada sektor infrastruktur dan finansial membebani pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan hari ini, Rabu (25/7/2018).
Renat Sofie Andriani | 25 Juli 2018 10:18 WIB
Pengunjung beraktivitas di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (20/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Koreksi pada sektor infrastruktur dan finansial membebani pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan hari ini, Rabu (25/7/2018).

IHSG dibuka dengan kenaikan 0,16% atau 9,29 poin di level 5.941,13 dan berbalik ke zona merah dengan turun 0,08% atau 4,52 poin ke level 5.927,32 pada pukul 09.13 WIB.

Pergerakannya lanjut turun 0,07% atau 4,42 poin ke level 5.927,42 pada pukul 09.49 WIB. Pada perdagangan Selasa (24/7), IHSG berakhir menguat 0,27% atau 16,05 poin di level 5.931,84.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 5.924,97 – 5.947,50.

Sebanyak 146 saham bergerak menguat, 118 saham bergerak melemah, dan 333 saham stagnan dari 597 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada pukul 09.49 WIB.

Pada pukul 09.15 WIB, pergerakan IHSG telah terbebani pelemahan sektor infrastruktur dan finansial yang memimpin koreksi empat sektor dari sembilan indeks sektoral IHSG.

Namun pada pukul 09.49 WIB, sektor industri dasar ikur bergerak di zona merah dan turun 0,09%. Adapun sektor tambang masih bergerak positif bersama ketiga sektor lainnya sekaligus membatasi koreksi IHSG pagi ini.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.49 WIB

Sektor

Perubahan

Infrastruktur

-0,54%

Finansial

-0,36%

Pertanian

-0,27%

Konsumer

-0,26%

Industri dasar

-0,09%

Tambang

+0,76%

Perdagangan

+0,63%

Aneka industri

+0,56%

Properti

+0,21%

 

 

 

 

 

 

 

sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top