Ikuti Bursa Asia, IHSG Menguat Pada Awal Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound dan menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (18/7/2018), di tengah penguatan bursa saham global.
Renat Sofie Andriani | 18 Juli 2018 10:03 WIB
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound dan menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (18/7/2018), di tengah penguatan bursa saham global.

IHSG dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,13% atau 7,36 poin di level 5.868,87 dan menguat 0,46% atau 27,09 poin ke level 5.888,60 pada pukul 09.33 WIB. Pada perdagangan Selasa (17/7/2018), IHSG berakhir melemah 0,74% atau 43,65 poin di level 5.861,51.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau dengan support utama sektor tambang (+1,61%), dan aneka industri (+0,73%). Adapun sektor infrastruktur bergerak sendiri di zona merah dengan koreksi tipis 0,01%.

Sebanyak 203 saham menguat, 58 saham melemah, dan 336 saham stagnan dari 597 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 menguat 0,31% atau 1,56 poin ke level 506,22 pada pukul 09.34 WIB, setelah mulai rebound saat dibuka naik 0,21% atau 1,05 poin di posisi 505,72.

Indeks saham lain di kawasan Asia Tenggara ikut bergerak positif pagi ini, dengan indeks FTSE Malay KLCI (+0,01%), indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,30%), dan indeks PSEi Filipina (+0,51%).

Secara keseluruhan, bursa Asia menguat mengikuti penguatan pada bursa Amerika Serikat yang didorong komentar bernada optimistis dari Gubernur Federal Reserve Jerome Powell.

Pada perdagangan Selasa (17/7), indeks S&P 500 ditutup naik 0,40% atau 11,12 poin di 2.809,55, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,22% atau 55,53 poin di level 25.119,89, sedangkan indeks Nasdaq Composite berakhir menguat 0,63% atau 49,40 poin di level 7.855,12.

Dilansir Reuters, dalam sesi hearing Kongres AS, Powell mengisyaratkan bahwa era pertumbuhan ekonomi yang stabil dapat terus berlanjut. Dia juga cenderung mengecilkan dampak risiko perdagangan global terhadao prospek untuk kenaikan suku bunga.

Menurut Powell, jalan terbaik ke depan untuk bank sentral AS tersebut adalah untuk terus meningkatkan suku bunga acuan federal fund secara bertahap.

Powell percaya bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan bagaimana kebijakan perdagangan akan mempengaruhi kebijakan moneter The Fed, karena pihaknya "sulit untuk memprediksi" hasil akhir dari diskusi saat ini mengenai kebijakan perdagangan serta ukuran dan waktu efek ekonomi dari stimulus fiskal.

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BBCA

+1,21%

BMRI

+1,19%

DSSA

+19,37%

ASII

+1,13%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

TLKM

-0,76%

BBNI

-1,01%

AMRT

-2,52%

INKP

-0,76%

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top