Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA SEMESTER I/2018: Laba Bersih Arwana Citramulia (ARNA) Naik 13%

Emiten produsen keramik PT Arwana Citramulia Tbk. mencatatkan kinerja positif selama paruh pertama tahun ini. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp69,62 miliar selama JanuariJuni 2018.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 11 Juli 2018  |  13:40 WIB
KINERJA SEMESTER I/2018: Laba Bersih Arwana Citramulia (ARNA) Naik 13%
CEO PT Arwana Citramulia Tbk Tandean Rustandy (tengah) beserta jajaran direksi menyayikan bersama lagu Rumah Kita gubahan God Bless dalam perayaan ulang tahun ke-25 PT Arwana Citramulia Tbk di Jakarta, Kamis (22/2/2018) malam. - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen keramik PT Arwana Citramulia Tbk. mencatatkan kinerja positif selama paruh pertama tahun ini. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp69,62 miliar selama Januari—Juni 2018.

Nilai tersebut meningkat 13,11% dibandingkan dengan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk selama semester I/2017 yang sebesar Rp61,54 miliar. Selama periode tersebut, penjualan bersih perseroan naik signifikan.

Berdasarkan lapaoran keuangan yang dipublikasikan perusahaan, emiten dengan kode saham ARNA tersebut membukukan penjualan neto sebesar Rp923,52 miliar, meningkat 13,32% dibandingkan dengan semester I/2017 yag sebesar Rp814,98 miliar.

Adapun, Arwana Citramulia membidik pertumbuhan laba usaha pada tahun ini dapat mencapai Rp219,17 miliar, mengandalkan upaya efisiensi biaya produksi sekaligus ekspansi kapasitas produksi keramik.

Target pertumbuhan tersebut meningkat 19,9% dibandingkan dengan laba usaha perseroan pada 2017 yang sebesar Rp183,20 miliar. Pada tahun lalu, perseroan meningkatkan kinerja melalui efisiensi pabrik sehingga mampu menghemat hingga Rp4,85 miliar per bulannya.

Chief Financial Officer (CFO) Arwana Citramulia Rudy Sujanto dalam paparan publik belum lama ini mengungkapkan, pada tahun lalu penjualan bersih emiten tersebut berhasil meningkat hingga 14,6% di tengah perlemahan belanja masyarakat.

“Kami menekankan proses produksi clean manufacturing sehingga akan efisien, sehingga mampu mendorong kenaikan laba bersih. Nilai penjualan juga meningkat karena ada katalisator berupa harga jual rata-rata yang tumbuh 2,8%,” ungkap Rudy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arwana citramulia
Editor : Riendy Astria
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top