KINERJA KUARTAL I/2018 : Laba Bersih Chandra Asri (TPIA) Tergerus 31,85%

Emiten petrokimia PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$73,4 juta selama periode JanuariMaret 2018.
Dara Aziliya | 25 Juni 2018 21:06 WIB
Presiden Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) Erwin Ciputra (kedua kanan), berbincang bersama Presiden Komisaris Djoko Suyanto (kedua kiri), Komisaris Agus Salim Pangestu (kanan), dan Wakil Presiden Direktur Kulachet Dharachandra seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Jakarta, Senin (6/11). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten petrokimia PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$73,4 juta selama periode Januari—Maret 2018.

Capaian laba bersih tersebut tergerus 31,85% dibandingkan laba bersih yang berhasil dibukukan perseroan pada periode yang sama tahun lalu (yoy) yaitu US$107,7 juta.

Dalam laporan keuangan audited yang dipublikasikan perseroan pada Senin (25/6/2018), emiten dengan kode saham TPIA tersebut mengungkapkan bahwa pendapatan selama kuartal I/2018 mencapai US$695,27 juta, meningkat 9,8% dibandingkan dengan kuartal I/2017.

Pada kuartal I/2018, beberapa beban keuangan perseroan mengalami kenaikan seperti beban keuangan yang mencapai US$14,37 juta, meningkat 45,4% dibandingkan dengan beban kuartal I/2017. Selain itu, beban dari kurs mata uang asing pun mencapai US$2,99 juta setelah pada kuartal I/2017 sempat positif US$1,87 juta.

Dari sisi aset, jumlah aset total perseroan selama kuartal I/2018 tercatat sebesar US$2,97 miliar atau turun tipis 0,7% dibandingkan dengan kuartal I/2017 yang sebesar US$2,98 miliar. 

Adapun, Chandra Asri Petrochemical membukukan laba bersih sebesar US$319,15 juta sepanjang 2017, naik 6,3% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$300,12 juta. Perseroan menyebut capaian laba bersih setelah pajak tersebut merupakan rekor kinerja finansial perseroan, yang disumbangkan volume produksi yang lebih tinggi sekaligus margin sehat yang terus berlanjut.

Perusahaan yang 41,51% sahamnya dikuasai PT Barito Pacific Tbk. tersebut pada tahun 2017 mengantongi pendapatan US$2,42 miliar, naik 25,2% dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya yang sebesar US$1,93 miliar.

Tag : chandra asri
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top