Duta Pertiwi (DUTI) Bidik Pertumbuhan Pendapatan & Laba 30%

Emiten properti PT Duta Pertiwi Tbk. menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba tahun ini dapat mencapai 30% dibandingkan dengan capaian pendapatan dan laba sepanjang 2017.
Emanuel B. Caesario | 23 Mei 2018 18:31 WIB

Bisnis.com, TANGERANG—Emiten properti PT Duta Pertiwi Tbk. menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba tahun ini dapat mencapai 30% dibandingkan dengan capaian pendapatan dan laba sepanjang 2017.

Christy Grassela, Head of Investor Relation Duta Pertiwi, mengatakan bahwa perseroan optismistis dengan target tersebut sebab perseroan akan mengalami peningkatan pendapatan dari pemasaran dan pendapatan berulang atau recurring income dari properti investasi.

“Tahun ini kita menargetkan pertumbuhan pendapatan hampir 30% dari tahun 2017 karena ada penambahan dari sisi penjualan dan recurring income yang kami proyeksikan bisa meningkat tahun ini,” katanya, Rabu (23/5/2018).

Perseroan baru saja meluncurkan dua proyek apartemen baru pada kuartal pertama tahun ini, yakni Klaska Residence di Surabaya dan Southgate Apartment di Tanjung Barat-Jakarta Selatan. Dua proyek ini ditargetkan akan menyumbang Rp800 miliar dari target marketing sales perseroan tahun ini senilai Rp1,8 triliun.

Selain itu, penjualan dari proyek-proyek existing Jabodetabek juga ditargetkan akan tetap stabil, seperti dari Grand Wisata, Kota Wisata, Legenda Wisata, dan Taman Banjar Wijaya.

Adapun, pada 2017 lalu perseroan berhasil mencetak pendapatan usaha senilai Rp1,72 triliun dan laba bersih Rp535,31 miliar. Dengan estimasi pertumbuhan 30%, pendapatan perseroan tahun ini akan mencapai sekitar Rp2,2 triliun.

“Secara net profit mungkin tidak akan jauh beda juga [dengan target pendapatan] karena kami juga ingin tetap mempertahankan rasio margin. Bahan baku seperti tanah juga sudah ada dalam balance sheet kami,” katanya.

Tag : duta pertiwi
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top