PREDIKSI IHSG JUMAT (18/5/2018): IHSG Ada Peluang Menghijau, Cermati Rekomendasi Sejumlah Saham

IHSG berpeluang menguat pada perdagangan Jumat (18/5/2018) setelah ditutup melemah menjelang penentuan suku bunga acuan Bank Indonesia, Kamis (17/5/2018).
Dara Aziliya | 17 Mei 2018 20:30 WIB
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Bank Permata, Jakarta, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - IHSG berpeluang menguat pada perdagangan Jumat (18/5/2018) setelah ditutup melemah menjelang penentuan suku bunga acuan Bank Indonesia, Kamis (17/5/2018).

IHSG ditutup melemah 0,44% atau 25,54 poin ke level 5.815,92, setelah dibuka dengan penguatan 0,23% atau 13,40 poin di level 5.854,87 pada perdagangan Kamis (17/5/2018). 

Berdasarkan data Bloomberg, empat dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, didorong sektor aneka industri yang melemah 1,8%, disusul sektor finansial yang melemah 1,41%.

Adapun, lima sektor lainnya menguat dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin sektor tambang yang 1,64% dan properti yang naik 1%.

Setelah hijau sepanjang hari, IHSG berbalik melemah di saat pelaku pasar menantikan langkah Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur hari ini, yang diprediksi menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Repo Rate (7DRR).

Keputusan Bank Indonesia pun sejalan dengan ekspektasi pasar, di mana Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 16-17 Mei 2018 akhirnya memutuskan menaikkan suku bunga acuan, 7 Day Reverse Repo, sebesar 25 basis poin menjadi 4,50%.

Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengungkapkan pada perdagangan akhir pekan ini, IHSG berpeluang bergerak menguat. Dia memprediksi \ IHSG akan bergerak pada rentang 5.765—5.900. Beberapa saham yang dia rekomendasikan yaitu BBRI, ANTM, LSIP, ELSA, PTRO, SMBR, dan ADHI.

“IHSG kembali bergerak terkonsolidasi dengan pulled back resistance MA5 setelah mencoba break out resistance 5900. Indikator Stochastic terkonsolidasi negatif namun momentum secara indikator RSI masih bergerak cukup rendah membuka peluang pergerakan penguatan pada perdagangan diakhir pekan,” ungkap Lanjar.

Sementara itu, Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengungkapkan pada akhir pekan ini, IHSG terus menguji support level yang terlihat masih cukup kuat pasca rilis data suku bunga oleh Bank Indonesia.

“Potensi kenaikan terbilang masih cukup besar dan dalam jangka pendek yang akan terlihat masih bersifat teknikal rebound sebelum dapat menkonfirmasi untuk dapat melanjutkan pola uptrend jangka panjangnya,” ungkap William.

Dia memprediksi IHSG akan bergerak pada rentang 5.721—6.002 dengan beberapa saham yang dapat diperhatikan yaitu BBNI, UNVR, ICBP, TLKM, PWON, SRIL, WSBP, BBCA, HMSP, dan ASRI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top