Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASII Bantah Akan Lepas Saham Pada Bank Permata

Direktur Astra International Suparno Djasmin mengungkapan pemegang saham Bank Permata, baik Astra Intrnational maupun Standard Chartered Bank belum mendiskusikan untuk menjual sahamnya pada Bank Permata, kepada pihak lain.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 25 April 2018  |  18:24 WIB
ASII Bantah Akan Lepas Saham Pada Bank Permata
Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Prijono Sugiarto memberikan penjelasan saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Rabu (25/4/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com JAKARTA – PT Astra International Tbk. membantah spekulasi yang menyebut perseroan akan melepas porsi kepemilikannya pada PT Bank Permata Tbk. Manajemen Astra menyebut perseroan ingin terus menyehatkan kinerja Bank Permata.

Direktur Astra International Suparno Djasmin mengungkapan pemegang saham Bank Permata, baik Astra Intrnational maupun Standard Chartered Bank belum mendiskusikan untuk menjual sahamnya pada Bank Permata, kepada pihak lain.

“Dari shareholders tidak ada yang secara resmi ingin melakukan penjualan saham, sehingga berita yang muncul beberapa waktu lalu hanya rumor. Kami juga sudah mengonfirmasi hal ini pada Standard Chartered,” ungkap Suparno di Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Suparno menyampaikan Astra International dan Standard Chartered justru memiliki visi untuk kian menyehatkan Bank Permata. Sebagaimana diketahui, Bank Permata akhirnya kembali membukukan laba bersih pada tahun lalu.

“Kami juga ingin memperbaiki risk management Bank Permata. Tahun lalu, NPL [non performing loan] Bank Permata sudah sampai 4,6% dari sebelumnya 8,8%,” ungkap Suparno.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Bank Permata membukukan laba bersih sebesar Rp748 miliar pada tahun lalu, setelah pada tahun sebelumnya menderita kerugian hingga Rp6,5 triliun. Emiten dengan kode saham BNLI tersebut mulai laba, didorong oleh peningkatan kualitas aset, perbaikan kinerja pada kredit bermasalah, dan pertumbuhan kredit yang baik.

Belum lama ini, sempat beredar informasi mengenai perusahaan investasi asal Amerika Serikat yaitu Farallon Capital Management LLC yang mengincar saham Standard Chartered pada Bank Permata.

Saat ini, sebanyak masing-masing 44,56% saham Bank Permata dimiliki oleh Astra International dan Standard Chartered, sedangkan 10,88% dilepas pada publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asii bank permata
Editor : M. Taufikul Basari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top