PREDIKSI IHSG JUMAT (20/4/2018): Indeks Menguat Terbatas, Ini Sejumlah Saham yang Layak Dicermati!

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat terbatas, melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan Kamis (19/4/2018), sejalan dengan penguatan di bursa Asia. Kemarin, IHSG ditutup menguat 0,57% atau 35,90 poin ke level 6.355,9 setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan tipis 0,02% atau 1,21 poin di level 6.321,22.
Dara Aziliya | 20 April 2018 07:36 WIB
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Bank Permata, Jakarta, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -  Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat terbatas, melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan Kamis (19/4/2018), sejalan dengan penguatan di bursa Asia. Kemarin, IHSG ditutup menguat 0,57% atau 35,90 poin ke level 6.355,9 setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan tipis 0,02% atau 1,21 poin di level 6.321,22.

Sepanjang perdagangan Kamis (19/4/2018), IHSG bergerak pada kisaran level 6.319,58 – 6.355,90. Dari 575 saham yang diperdagangkan , sebanyak 208 saham menguat, 145 saham melemah, dan 222 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di, zona hijau, dipimpin sektor aneka industri yang menguat 2,15%, disusul sektor tambang yang naik 1,98%. Hanya sektor finansial yang melemah tipis 0,02% dan menjadi penekan pergerakan positif IHSG pada perdagangan hari ini.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,43% atau 2,38 poin ke level 561,29, setelah dibuka di zona merah dengan penguatan 0,02% atau 0,12 poin ke level 558,80.

Pergerakan indeks lain di Asia juga hampir seluruhnya menguat, dengan indeks Topix naik 0,03%, indeks Nikkei 225 menguat 0,15%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,4%. Dilansir Bloomberg, bursa Asia menguat untuk hari kedua di tengah fokus investor terhadap prospek pertumbuhan global yang positif.

Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengungkapkan, ada beberapa faktor yang memengaruhi sentomen investor, yaitu penguatan harga komoditas tambang, pemulihan ekonomi global, hasil pertemuan IMF, dan indeks kepercayaan konsumen di Uni Eropa.

“IHSG menguji level resistance dan MA50 pada kisaran 6.400. Indikator Stochastic yang terkonsolidasi beriringan dengan bullish momentum indikator RSI memberikan signal penguatan yang cenderung terbatas di akhir pekan,” ungkap Lanjar melalui riset, Kamis (19/4/2018).

Dia memprediksi, IHSG pada Jumat (20/4/2018) akan menguat terbatas pada rentag 6.303—6.400 dengan saham yang patut dicermati yaitu ITMG, PGAS, SMGR, WSKT, TINS, dan ADHI.

Sementara itu, Vice President Research Department PT Indosurta Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya menyampaikan IHSG terlihat akan bergerak dalam rentang konsolidasi wajar pada penghujung akhir pekan meski ada risiko jangka pendek dari pergerakan nilai tukar rupiah.

“Momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian bagi investasi jangka panjang, tetapi IHSG pada Jumat berpotensi menguat,” ungkap William.

Dia memprediksi IHSG akan bergerak pada rentang 6.171—6.389 dengan beberapa saham yang dapat direkomendasikan yaitu AKRA, ASII, SMRA, SRIL, TLKM, ADHI, WIKA, LSIP, dan BBNI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top