Mayoritas Sektor Terkoreksi, IHSG Bertahan Hijau Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut bergerak dengan rentang tipis pada awal perdagangan hari ini, Kamis (19/4/2018), saat sejumlah sektor tergelincir ke zona merah.
Renat Sofie Andriani | 19 April 2018 10:14 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/2/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut bergerak menguat dengan rentang tipis pada awal perdagangan hari ini, Kamis (19/4/2018), saat sejumlah sektor tergelincir ke zona merah.

Dibuka dengan kenaikan tipis 0,02% atau 1,22 poin di level 6.321,22, pergerakan IHSG menguat 0,12% atau 7,38 poin ke level 6.327,38 pada pukul 09.14 WIB.

Pergerakannya kemudian naik tipis 0,03% atau 1,78 poin ke level 6.321,79 pada pukul 09.34 WIB. Pada perdagangan Rabu (18/4), IHSG berhasil membukukan rebound dan berakhir menguat 0,54% atau 34,24 poin di level 6.320.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.319,58 – 6.332,31.

Sebanyak 174 saham bergerak menguat, 85 saham bergerak melemah, dan 316 saham stagnan dari 575 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Empat dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau dengan support utama sektor aneka industri (+0,69%) dan tambang (+0,63%). Adapun lima sektor lainnya terpantau bergerak negatif.

Padahal pada pukul 09.15 WIB, mayoritas sektor masih bergerak di zona hijau, dipimpin industri dasar (+0,82%) dan tambang (+0,60%).

Namun sektor pertanian, properti, dan konsumer tergelincir ke zona merah, sedangkan sektor infrastruktur mampu bergeser ke wilayah positif dan naik 0,14% pada pukul 09.34 WIB.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.34 WIB

Sektor

Perubahan

Aneka industri

+0,69%

Tambang

+0,63%

Industri dasar

+0,61%

Infrastruktur

+0,14%

Perdagangan

-0,35%

Finansial

-0,17%

Pertanian

-0,02%

Properti

-0,02%

Konsumer

-0,01%

 

 

 

 

 

 

 

sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top