Bursa Asia Variatif, IHSG Fluktuatif Pada Awal Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak fluktuatif pada awal perdagangan hari ini, Senin (16/4/2018), saat bursa saham di Asia bergerak variatif.
Renat Sofie Andriani | 16 April 2018 09:43 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (26/1/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak fluktuatif pada awal perdagangan hari ini, Senin (16/4/2018), saat bursa saham di Asia bergerak variatif.

Sempat rebound saat dibuka di wilayah positif dengan kenaikan 0,15% atau 9,31 poin di level 6.279,63, IHSG kemudian berbalik ke zona merah dan turun 0,10% atau 6,57 poin ke level 6.263,76 pada pukul 09.12 WIB.

Adapun pada perdagangan Jumat (13/4), IHSG berakhir melemah 0,64% atau 40,47 poin di level 6.270,33. Sebanyak 103 saham bergerak menguat, 44 saham bergerak melemah, dan 428 saham stagnan dari 575 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona merah dengan tekanan utama sektor finansial (-0,47%) dan aneka industri (-0,19%). Tiga sektor lainnya bergerak di zona hijau, dipimpin sektor tambang yang menguat 0,38%.

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menuju ke area support pada level 6.249 - 6.227 pada perdagangan hari ini. Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6248.701 hingga 6227.075.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada level 6313.579 hingga 6356.831. Berdasarkan indikator daily, MACD membentuk pola golden cross di area negatif.

Namun, Stochastic dan RSI mulai bergerak menurun di area netral. Terlihat pola long black closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan indeks saham.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 berbalik ke zona merah dan turun 0,22% atau 1,24 poin ke 552,51 pada pukul 09.13 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,27% atau 1,48 poin di posisi 555,23.

Sementara itu, indeks saham lainnya di Asia Tenggara bergerak variatif pagi ini, dengan indeks FTSE Straits Time Singapura (-0,35%), indeks FTSE Malay KLCI (+0,06%), dan indeks PSEi Filipina (+0,16%).

Di Jepang, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing naik 0,15% dan 0,23%. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,09%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong melorot 1,17%.

Dilansir Bloomberg, bursa Asia bergerak variatif pada perdagangan saat pedagang mencermati bahwa potensi kejatuhan akibat serangan yang dipimpin Amerika Serikat (AS) terhadap Suriah akhir pekan kemarin dapat terkendali.

“Ada ketakutan signifikan akan eskalasi potensial yang belum terjadi sejauh ini,” kata Callum Henderson, direktur pelaksana Eurasia Group di Singapura. “Meski begitu, masih harus dilihat berapa lama reli pasar ini berlangsung di tengah faktor spesifik ini, apakah atau kapan Rusia akan membalas.”

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

BMRI

-0,62%

BBCA

-0,11%

WSKT

-1,20%

UNTR

-0,28%

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

HMSP

+1,00%

BBRI

+0,56%

ASII

+0,66%

TLKM

+0,55%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top