AS-China Negosiasi Hindari Perang Dagang, Indeks CSI & Shanghai Rebound

Bursa saham China berhasil rebound pada perdagangan hari ini, Selasa (27/3/2018), mematahkan rentetan koreksi selama empat hari berturut-turut sebelumnya, ditopang penguatan perusahaan teknologi, seiring meredanya kekhawatiran seputar perang dagang.
Renat Sofie Andriani | 27 Maret 2018 16:57 WIB
Bursa China SHCI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham China berhasil rebound pada perdagangan hari ini, Selasa (27/3/2018), mematahkan rentetan koreksi selama empat hari berturut-turut sebelumnya, ditopang penguatan perusahaan teknologi, seiring meredanya kekhawatiran seputar perang dagang.

Indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisi saham-saham blue chip berakhir naik 0,86% atau 33,38 poin di level 3.913,27, setelah dibuka rebound dengan penguatan 1,23% di posisi 3.927,49.

Adapun indeks Shanghai Composite ditutup menguat 1,05% atau 32,93 poin di level 3.166,65, setelah dibuka rebound dengan kenaikan 0,99% atau 31,08 poin di posisi 3.164,80.

Reli bursa China didorong perusahaan-perusahaan teknologi, dengan indeks startup teknologi ChiNextP ditutup naik 3,6%, saat para analis memperkirakan tensi perdagangan China-AS akan mendorong lebih banyak reformasi dan dukungan bagi industri-industri baru di China.

Sentimen positif juga ditopang optimisme di tengah laporan negosiasi yang dilakukan sejumlah pejabat China dan AS demi menghindari perang dagang.

Dilansir Reuters, sejumlah pejabat Gedung Putih meminta China untuk memangkas tarif terhadap mobil impor, memungkinkan kepemilikan mayoritas asing atas perusahaan jasa keuangan, serta membeli lebih banyak semikonduktor buatan AS.

Permintaan-permintaan ini adalah bagian dari negosiasi untuk menghindari rencana pemberlakuan tarif pada sejumlah barang-barang China serta potensi perang dagang.

Perdana Menteri China Li Keqiang pada Senin (26/3) menyatakan bahwa China dan Amerika Serikat harus mempertahankan upaya negosiasi. Ia juga menegaskan kembali janji untuk mempermudah akses bagi bisnis Amerika, seiring upaya China untuk mencegah perang dagang.

Pasar tampaknya tidak terpengaruh oleh rilis data yang menunjukkan melambatnya pertumbuhan laba untuk perusahaan-perusahaan industri China pada dua bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan 2017.

Saham dengan penguatan persentase terbesar pada indeks Shanghai hari ini adalah Changchunjingkai Group Co. Ltd. (+10,04%), JiLin Sino-Microelectronics Co. Ltd. (10,04%), dan Sinomach Automobile Co. Ltd. (+10,03%).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa china, perang dagang AS vs China

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top