Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adaro Energy (ADRO) Siap Bangun PLTU di Sejumlah Negara Asean

Emiten energi terintegrasi PT Adaro Energy Tbk., (ADRO) berencana melakukan ekspansi 2-3 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ke sejumlah negara di Asia Tenggara.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 20 Maret 2018  |  20:13 WIB
Adaro Energy (ADRO) Siap Bangun PLTU di Sejumlah Negara Asean
Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Padang, Sumatra Barat, Minggu (23/7). - ANTARA
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-Emiten energi terintegrasi PT Adaro Energy Tbk., (ADRO) berencana melakukan ekspansi 2-3 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ke sejumlah negara di Asia Tenggara.

Presiden Direktur & Chief Executive Officer Adaro Energy Garibaldi Thohir mengatakan, perusahaan berencana mengembangkan proyek PLTU di sejumlah negara Asean seperti Vietnam, Kamboja, dan Myanmar. Dalam pengerjaannya, Adaro akan bekerja sama dengan perusahaan mitra dari Jepang, Korea Selatan, atau Thailand.

"Saat ini, pembicaraan yang paling matang patner-nya sama Jepang secara intens. Jepang juga udah duluan [masuk proyek PLTU] ke Vietnam. Peluangnya yang mana duluan, itu kita masuk," ujarnya, Selasa (20/3/2018).

Pria yang akrab disapa Boy ini menjelaskan, alasan Adaro melakukan kerja sama dalam mengembangkan PLTU di luar negeri ialah untuk mengontrol risiko. Karena proyek PLTU terbilang proyek skala besar, perusahaan memilih berkongsi dengan pemain blue chip dari luar negeri.

Di sisi lain, pola kerja sama membuat Adaro berpotensi mendapatkan dukungan dari sisi teknologi pengembangan PLTU dan finansial dari pihak mitra.

Skema pengambilan proyek PLTU di luar negeri bisa bermacam-macam. Ada yang mengikuti proses tender, undangan dari perusahaan mitra, dan ada yang sudah konsorsium, tetapi mencari patner tambahan.

"Jadi istilahnya macam-macam. Ada yang ikut tender, ada yang diundang, ada juga yang salah satu konsorsium mencari patner. Jadi, kita jajaki saja dulu [seluruh opsi]. Bisa juga nanti kita [bersama perusahaan mitra], mengandeng [perusaaan] lokal," paparnya.

Boy mengatakan, perusahaan akan mengerjakan 2-3 proyek PLTU di Asean. Adapun, masing-masing PLTU diharapkan memiliki kapasitas di atas 600 MW.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adaro adro
Editor : Pamuji Tri Nastiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top