Dibayangi Data CPI, Emas Bergerak Sideways

Monex Investindo Futures (MIF) dalam publikasi risetnya hari ini (13/3/2018) menuturkan bahwa harga emas bergerak sideways di tengah menunggunya data AS. Diproyeksikan, harga bisa turun ke level support US$1.318,90 per troy ounce seiring dengan rilis data AS.
Eva Rianti | 13 Maret 2018 15:43 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Monex Investindo Futures (MIF) dalam publikasi risetnya hari ini (13/3/2018) menuturkan bahwa harga emas bergerak sideways di tengah menunggunya data AS. Diproyeksikan, harga bisa turun ke level support US$1.318,90 per troy ounce seiring dengan rilis data AS.

“Emas hari ini berpotensi sideways, sentimen pasar yang mendukung kenaikan suku bunga The Fed yang tidak agresif menjadi penyebab lemahnya harga emas,” papar MIF.

Di samping itu, pergerakan harga emas juga dipengaruhi oleh data Amerika Serikat, terutama data consumer price index (CPI) yang akan dirilis pada hari ini. Jika data tersebut positif, harga bullion akan cenderung tertekan, namun sebaliknya, jika ekspektasi pasar lebih rendah dari data sebelumnya bisa terwujud, maka harga emas masih bisa menguat.

Harga emas Comex mengalami rebound tipis pagi ini setelah pelaku pasar mulai mengkhawatirkan potensi perang dagang. Sinyal perang dagang ini muncul setelah pihak Uni Eropa dan Jepang sedang mempertimbangkan tindakan serupa terhadap produk dari Amerika Serikat.

Terpantau, harga emas Comex kontrak teraktif April 2018 pukul 10.36 WIB menguat 1,30 poin atau 0,10% menjadi US$1.322,10 per troy ounce setelah dibuka menguat di level US$1.323,30 per troy ounce.

Sementara itu, harga emas spot bergerak melemah 1,50 poin atau 0,11% menuju US$1.321,60 per troy ounce setelah ditutup melemah pada level US$1.323,10 per troy ounce pada sesi sebelumnya.

Tag : Harga Emas Hari Ini
Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top