IHSG Sukses Mempertahankan Penguatan di Hari Ketiga

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Rabu (14/2/2018), meski sepanjang hari bergerak fluktuatif.
Renat Sofie Andriani | 14 Februari 2018 17:09 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (26/1/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Rabu (14/2/2018), meski sepanjang hari bergerak fluktuatif.

IHSG ditutup menguat 0,25% atau 16,22 poin di level 6.594,40, setelah dibuka di zona merah dengan penurunan 0,02% atau 1,07 poin di level 6.577,11. Pada perdagangan Selasa (13/2/2018), IHSG berakhir menguat 0,84% atau 54,72 poin di level 6.578,18.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.572,50 – 6.599,31. Dari 571 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 198 saham menguat, 146 saham melemah, dan 227 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor industri dasar (+1,25%) dan aneka industri (+1,13%). Adapun sektor finansial dan sektor perdagangan masing-masing turun 0,20% dan 0,01%.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 berakhir menguat 0,34% atau 2,04 poin di level 599,80, setelah dibuka turun hanya 0,02 poin di posisi 597,74.

Sementara itu, indeks saham lainnya di Asia Tenggara terpantau bergerak variatif dengan indeks FTSE Malay KLCI (+0,10%), indeks FTSE Straits Time Singapura (-0,36%), indeks SE Thailand (-0,21%), dan indeks PSEi Filipina (+0,33%).

Di kawasan Asia lainnya, pelemahan indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang berlanjut pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, saat nilai tukar yen terus terapresiasi terhadap dolar AS.

Adapun indeks Kospi Korea Selatan berakhir menguat 1,11%, indeks Shanghai Composite naik 0,45%, indeks CSI 300 menguat 0,80%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong berakhir menguat 2,27%.

Secara keseluruhan, indeks saham di Asia bergerak variatif saat penguatan nilai tukar yen ke level tertingginya dalam 15 bulan terhadap dolar AS membebani indeks saham di Jepang. Di sisi lain, bursa saham China dan indeks Hang Seng di Hong Kong berhasil menguat menjelang libur Tahun Baru China.

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

ASII

+1,21

HMSP

+0,62

PGAS

+5,93

SMGR

+3,09

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

UNVR

-0,77

BBRI

-0,52

BBCA

-0,42

LPPF

-2,81

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top