Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rekomendasi Pasar Obligasi: Penguatan SUN Terjadi Usai Lelang

Harga Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan hari ini, Selasa (30/1/2018) cenderung akan menguat di sesi kedua, terdorong hasil lelang yang diproyeksikan akan tetap positif.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 30 Januari 2018  |  09:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Harga Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan hari ini, Selasa (30/1/2018) cenderung akan menguat di sesi kedua, terdorong hasil lelang yang diproyeksikan akan tetap positif.

"Pada perdagangan hari ini kami perkirakan harga SUN mengalami penurunan pada awal sesi perdagangan, dan akan mengalami kenaikan didorong oleh suksesnya lelang penjualan SUN di tengah nilai tukar rupiah yang kami perkirakan akan mengalami penguatan pada hari ini," ungkap I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, dalam riset harian Selasa (30/1/2018).

Hari ibu, pemerintan akan menggelar lelang rutin SUN. Lima seri yang akan dilelang yakni seri SPN03180430 (New Issuance), SPN12190131 (New Issuance), FR0063 (Reopening), FR0064 (Reopening) dan FR0065 (Reopening).

Sejumlah seri yang direkomendasikan Made untuk ditransaksikan hari ini yakni seri FR0069, FR0053, FR0061, FR0073, FR0074, FR0068, dan FR0072.

Jelang pelaksanaan lelang penjualan SUN, imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin, Senin (29/1/2018) mengalami kenaikan.

Made mengatakan, menguatnya dollar Amerika merespon komentar Donald Trump dan BOJ mendorong pelemahan mata uang regional termasuk Indonesia di tengah pelaku pasar yang melakukan aksi jual pada mata uang Rupiah.

Adapun surat utang global mengalami kenaikan juga menjadi katalis negatif pada perdagangan kemarin.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 15 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) naik berkisar antara 1 - 6 bps dengan harga turun hingga sebesar 25 bps.

Adapun secara teknikal, harga SUN masih mengalami tren penurunan dalam jangka pendek untuk semua tenor.

Berikut perubahan imbal hasil dan harga seri-seri acuan SUN kemarin. Seluruh seri mengalami koreksi harga.
FR63: 5.758% 9.19 bps, harga -41.4 bps
FR64: 6.277% 8.65 bps, harga -64.7 bps
FR65: 6.726% 7.37 bps, harga -69.6 bps
FR75: 7.085% 8.77 bps, harga -97.4 bps

Di pasar global, imbal hasil seri-seri acuan juga mengalami peningkatan yield:
UST 10Y: 2.699% 0.039 bps
UST 30Y: 2.949% 0.038 bps
Gilt 10Y: 1.459% 0.013 bps
Bund 10Y: 0.685% 0.053 bps

Volume SUN senilai Rp15,83 triliun dari 37 seri, nilai seri acuan sebesar Rp5,27 triliun. Volume PBS senilai Rp1,47 triliun dari 4 seri. Volume Corp Bond senilai Rp1,61 triliun dari 61 seri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obligasi negara
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top