Buana Listya Tama (BULL) Kantongi Kontrak US$100 Juta

Emiten pelayaran, PT Buana Listya Tama Tbk. telah mengantongi kontrak senilai US$100 juta hingga saat ini.
Novita Sari Simamora | 27 November 2017 20:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pelayaran, PT Buana Listya Tama Tbk. telah mengantongi kontrak senilai US$100 juta hingga saat ini.

Direktur Utama Buana Listya Tama Kevin Wong mengungkapkan, jumlah kapal yang dimiliki saat ini sebanyak 16 kapal. Adapun, tingkat utilisasi sudah mencapai 100%, dengan kontrak sebanyak 60% dari Pertamina. Kevin menuturkan, sebanyak 90% kapal BULL yang beroperasi dalam posisi charter. Dia mengungkapkan, rata-rata kapal BULL disewa dengan tenor dua tahun.

"Kontrak [yang dikantongi] sekarang sekitar US$100 juta. Rata-rata, sewanya dua tahun. Pada akhir tahun ini, kami berencana untuk menambah satu kapal baru sesuai dengan kebutuhan," ungkapnya di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Sepanjang tahun ini, emiten bersandi saham BULL telah berhasil menambah tiga kapal baru. Dia mengungkapkan, dana yang dialokasikan untuk membeli empat kapal pada tahun ini senilai US$45 juta--US$55 juta.Lebih detail, dari 16 kapal yang dimiliki oleh BULL sebanyak 11 kapal digunakan untuk pengangkutan minyak dengan kapasitas 680.200 DWT, dengan umur rata-rata 16 tahun.

Tiga kapal lain digunakan untuk mengangkut minyak, dengan total kapasitas 65.850 DWT. Sementara itu, dua kapal lagi digunakan untuk FPSO dan kapal kimia.

Hingga Juni 2017, pendapatan yang dimiliki oleh BULL mencapai US$32,18 juta, atau turun 37,19% dari posisi US$51,24 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba kotor yang dicetak oleh BULL per Juni 2017 mencapai US$12,77 juta, melorot 16,42% dari posisi US$12,77 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Komisaris Buana Listya Tama Marzuki Usman mengungkapkan, hingga akhir tahun, laba kotor BULL bisa mencapai US$25 juta. Dia optimistis, kinerja perseroan pada akhir 2017 akan lebih baik ketimbang tahun lalu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
buana listya tama

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top