Simak Analisis Teknikal Saham BBTN & CPIN

Berikut ini ulasan teknikal saham BBTN dan CPIN oleh Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar dalam riset yang diterima Bisnis.com pagi ini, Senin (20/11/2017).
Fajar Sidik | 20 November 2017 09:24 WIB
Karyawan memantau pergerakan harga saham di kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (11/10). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Berikut ini ulasan teknikal saham BBTN dan CPIN oleh Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar dalam riset yang diterima Bisnis.com pagi ini, Senin (20/11/2017).

Bank Tabungan Negara (BBTN)-Weekly, Trading Buy
Harga akan coba naik mendekati normal lower band pada uptrend channel. Secara umum harga saham ini masih bergerak pada uptrend channel yang masih relatif valid (r-squared = 0.927) selama 53 hari terakhir yang bergerak normal dalam rentang +/- 1.80 std.deviasi dari center line. Peluang harga keluar dari pergerakan normal sekitar 7.37 % (sekitar 4 bar chart ). Rata-rata volatilitas normal pergerakan harga saat ini sebesar antara +3.93% / -3.02 % atau +117.11 rupiah / -90.00 rupiah (rata-rata pergerakan normal positif / negatif, selama periode analisis)

Aliran dana masuk dan volatilitas harga naik masih terlihat. Dari hasil optimalisasi terakhir terlihat pada indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic %D masih cenderung naik. Sementara itu harga pada indikator Bollinger Band optimized terlihat sudah berada sekitar center line. Daily resistance terdekat di 3,020 sebelum ke weekly resistance di 3,080. Daily dan weekly support di 2,930 dan 2,880.Cut loss level di 2,870.

Untuk mampu naik lebih lanjut, harga saham saat ini harus mampu minimal bertahan diatas rata-rata masing-masing periode (positive area). Pada pergerakkan daily harga saat ini naik ke level +1.4 % , normal kenaikkan sekitar +1.56 %. Sementara itu pada pergerakkan weekly harga naik ke level +2.4%, normal kenaikkan sekitar +3.93 %. Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat.

Charoen Pokphan Indonesia (CPIN) - Daily , Trading Buy
Harga akan coba naik kembali mendekati normal lower band pada uptrend channel. Secara umum harga saham ini juga masih bergerak dalam pola uptrend channel yang masih relatif valid (r-squared = 0.712) selama 54 hari terakhir dan bergerak normal dalam rentang +/- 1.06 std.deviasi dari center line. Peluang harga keluar dari pergerakan normal sekitar 28.83 % (sekitar 15 bar chart ). Rata-rata volatilitas normal pergerakan harga saat ini sebesar antara +1.25% / -1.23 % atau + 42.70 rupiah / - 46.06 rupiah (rata-rata pergerakan normal positif / negatif, selama periode analisis).

Aliran dana masuk dan volatilitas harga naik masih terlihat. Dari hasil optimalisasi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic %D optimized cenderung naik. Disisi lain pada indikator Bollinger Band optimized harga akan coba naik tembus center line. Weekly resistance di 3,240 dengan catatan daily resistance 3,110 dapat ditembus. Sementara itu daily dan weekly support di 3,000 dan 2,960.Cut loss level di 2,970.

Harga saat ini akan coba naik dan bertahan diatas rata-rata pada masing-masing periode. Untuk mampu naik lebih lanjut, harga saham saat ini harus mampu minimal bertahan di atas rata-rata masing-masing periode (positive area) . Lebih lanjut potensi kenaikkan normal harga pada pergerakkan daily sekitar +1.4%, saat ini di level +1.7 %. Sementara itu pada pergerakkan weekly kenaikkan normal sekitar +5.11% saat ini harga terkoreksi ke -3.5%. Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rekomendasi saham

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top