AKSI EMITEN 19 SETEMBER: PTPP Raup Rp6,5 Triliun, TAMU Genggam Kontrak US$100 Juta

Sejumlah aksi korporasi dan emiten menjadi topik pemberitaan media nasional hari ini, Selasa (19/9/2017), di antaranya PTPP yang meraup nilai proyek Rp6,5 triliun dan TAMU yang mendapat kontrak senilai US$100 juta.
Aprianto Cahyo Nugroho | 19 September 2017 08:45 WIB
Pengunjung mengamati papan elektronik yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan 9IHSG), di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah aksi korporasi dan emiten menjadi topik pemberitaan media nasional hari ini, Selasa (19/9/2017), di antaranya PTPP yang meraup nilai proyek Rp6,5 triliun dan TAMU yang mendapat kontrak senilai US$100 juta.

Berikut ringkasan berita aksi emiten di media nasional hari ini:

PTPP Raup Rp6,5 Triliun. Korporasi konstruksi dan investasi milik negara PT PP (Persero) Tbk. dan PT Angkasa Pura I (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan proyek Bandar Udara Kulon Progo, Yogyakarta dengan nilai proyek yang ditaksir mencapai Rp6,5 triliun. (Bisnis Indonesia)

TAMU Genggam Kontrak US$100 Juta. PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. saat ini mengantongi kontrak senilai US$100 hingga 2019. Direktur dan Sekretaris Perusahaan Pelayaran Tamarin Samudra Leo A. Tangkilisan mengungkapkan, proyek senilai US$100 juta itu dimiliki oleh tiga kapal yakni Petroleum Pioneers, Excelsior, dan Superior. (Bisnis Indonesia)

Dua BUMN Akan Emisi Rp8 Triliun. Setelah sejumlah BUMN menawarkan obligasi senilai Rp12,15 triliun sepanjang Juli 2017 sampai saat ini, beberapa BUMN lain juga memiliki rencana aksi korporasi serupa pada semester II/2017. (Bisnis Indonesia)

TINS Gandeng Yunnan Tin. PT Timah Tbk. (TINS) menjalin kerja sama dengan Yunnan Tin Group Company Limited dalam bidang pemrosesan timah, khususnya industri berbahan kimia timah serta pengembangan dan pemanfaatan sumber daya timah. (Bisnis Indonesia)

Waskita Susun Skema Baru Pencarian Dana. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) tetap akan melego ruas-ruas jalan tolnya. Namun, skemanya tidak lagi dengan penawaran tender, melainkan menggunakan pendekatan one on one atau penawaran langsung. (Kontan)

SOCI Berupaya Menekan Rugi Selisih Kurs. PT Soechi Lines Tbk (SOCI) optimistis bisa menekan angka rugi selisih kurs. Pasalnya, sejak tahun lalu, SOCI telah melakukan konversi utang berdenominasi rupiah menjadi dollar Amerika Serikat (AS). (Kontan)

PTBA Terpapar Harga Batubara Lokal. JAKARTA. Rencana pemerintah mengatur kebijakan harga khusus batubara untuk kebutuhan dalam negeri alias domestic market obligation (DMO), khususnya untuk sektor kelistrikan, menyebabkan harga saham emiten batubara anjlok. Salah satu yang terkena dampak paling dalam ialah saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), yang ambruk 22,06% sepanjang pekan lalu. (Kontan)

Tag : aksi emiten
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top