Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekspansi Pabrik Lautan Luas Telan US$40 Juta

Ekspansi pabrik yang dilakukan PT Lautan Luas Tbk. pada medio tahun lalu hampir terealisasi sepenuhnya pada awal tahun ini.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 15 Mei 2017  |  20:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Ekspansi pabrik yang dilakukan PT Lautan Luas Tbk. pada medio tahun lalu hampir terealisasi sepenuhnya pada awal tahun ini.

Ekspansi anak usaha dari grup emiten berkode saham LTLS itu bakal mendongkrak kapasitas produksi krimer. “Dari 21.000 ton per tahun, menjadi 60.000 ton,” kata Direktur Operasional LTLS Herman Santoso, Senin (15/5/2017).

Total pendanaan ekspansi mencapai US$40 juta. Menurut Herman, hampir seluruh anggaran tersebut telah dicairkan. “Pembangunannya pun hampir selesai,” tambahnya.

Dana investasi tersebut berasal sebagian dari kas internal perusahaan. Sisanya, ungkap Herman, didapat dari pinjaman perbankan.

“Untuk pinjaman kami serahkan kepada anak usaha yang akan mengoperasikan pabrik,” ungkapnya.

Rincian pendanaan meliputi ongkos bangunan dan mendatangkan peralatan serta mesin produksi. Lokasi pabrik berada di kawasan Mojosari, Jawa Timur.

Herman mengungkapkan lompatan peningkatan kapasitas produksi merupakan antisipasi perusahaan terhadap pertumbuhan permintaan krimer. Menurutnya, pada awalnya untuk permulaan kapasitas produksi memang tidak terlalu besar.

“Kalau saat ini kami sudah yakin untuk kapasitas yang baru, apalagi kami pun harus ekspor,” katanya.

Sejak tahun lalu, LTLS mengekspor krimer ke negara-negara Asia. Selain itu, pada tahun ini perusahaan menargetkan pasar baru yakni kawasan Afrika. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lautan luas
Editor : Maftuh Ihsan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top