HARGA MINYAK: Stok Bensin AS Naik, WTI Anjlok Lebih dari 3%

Harga minyak WTI kontrak Mei 2017 berakhir dengan pelemahan 3,76% atau 1,97 poin ke US$50,44 per barel, setelah dibuka turun 0,10% di posisi 52,36.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 April 2017  |  07:53 WIB
HARGA MINYAK: Stok Bensin AS Naik, WTI Anjlok Lebih dari 3%
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah ditutup melemah lebih dari tiga persen pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), menyusul laporan kenaikan pada jumlah persediaan bensin.

Harga minyak WTI kontrak Mei 2017 berakhir dengan pelemahan 3,76% atau 1,97 poin ke US$50,44 per barel, setelah dibuka turun 0,10% di posisi 52,36.

Patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Juni 2017 turut anjlok lebih dari 3% atau 1,96 poin ke US$52,93, setelah dibuka turun 0,20% atau 0,11 poin di posisi 54,78.

Menurut laporan Energy Information Administration (EIA), jumlah stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) turun 1 juta barel pada pekan lalu atau lebih kecil dari perkiraan.

Sementara itu, jumlah stok bensin bertambah sebesar 1,5 juta barel.

Kenaikan mengejutkan pada jumlah persediaan bensin Amerika Serikat (AS) serta bertambahnya produksi minyak mentah domestik mengimbangi upaya pemangkasan oleh negara-negara produsen demi mengurangi kelebihan suplai global.

“Jumlah stok tetap terlihat tinggi. Kenaikan pada persediaan bensin menunjukkan fakta bahwa tingkat permintaan tidak sekuat yang kita kira,” ujar Gene McGillian, manager of market research di Tradition Energy in Stamford.

“Tingkat produksi AS yang naik mengimbangi lebih dari sepertiga periode kesepakatan enam bulan OPEC untuk pengurangan sebesar 1,8 juta barel per hari. Hal ini menjadi peringatan bagi kekuatan pasar,” tambahnya.

Produksi AS naik menjadi 9,252 juta barel per hari pada pekan terakhir, tertinggi sejak Agustus 2015. Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates di Houston, menyatakan sejumlah pelaku pasar pun mencemaskan tentang cepatnya pemulihan pada produksi minyak shale.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Minyak

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top