Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Bersih Lautan Luas (LTLS) Melonjak

Laba bersih PT Lautan Luas Tbk. (LTLS) melonjak drastis hingga 1.376% pada 2016 dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 31 Maret 2017  |  15:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Laba bersih PT Lautan Luas Tbk. (LTLS) melonjak drastis hingga 1.376% pada 2016 dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Jumat (31/3/2017), dikemukakan bahwa pendapatan perseroan tercatat turun tipis dari Rp6,46 triliun di 2015 menjadi Rp6,44 triliun di 2016.

Beban pokok pendapatan pada 2016 tercatat Rp5,28 triliun atau lebih rendah dibandingkan 2015 yang sebesar Rp5,38 triliun.

Dengan demikian, laba kotor perseroan tumbuh 6,48% menjadi Rp1,51 triliun dari Rp1,08 triliun di 2015.

Kemudian, beban usaha naik menjadi Rp787,88 miliar dari sebelumnya Rp746,85 miliar. Begitu juga dengan beban operasi lain yang mencapai Rp52,89 miliar dari sebelumnya yang hanya Rp34,78 miliar.

Sehigga laba usaha sebesar Rp341,67 miliar, naik tipis dibandingkan 2015 yang senilai Rp327,49 miliar.

Pada sisi lain, beban keuangan dan bagian atas rugi entitas asosiasi juga turun sehingga laba sebelum pajak final adalah sebesar Rp144,59 miliar atau naik dari Rp78,92 miliar.

Adapun, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp60,09 trilliun atau tumbuh hingga 1.376% dari Rp4,07 triliun laba di 2015.

Per 31 Desember 2016, jumlah aset perseroan mencapai Rp5,66 triliun, dengan total liabilitas Rp3,98 triliun dan ekuitas Rp1,68 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lautan luas kinerja emiten
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top