Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

HARGA MINYAK: WTI Lanjut Naik 3,94%, Dibayangi Oversupply

Harga minyak mentah dunia mulai memanas seiring dengan adanya rencana OPEC dalam pembatasan produksi.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 23 November 2016  |  14:25 WIB
Alat pengebor minyak bumi - Antara
Alat pengebor minyak bumi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak mentah dunia mulai memanas seiring dengan adanya rencana OPEC dalam pembatasan produksi.

Lukman Otunuga, Research Analyst FXTM menuturkan komentar dari menteri perminyakan Iran dan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang optimisme bahwa OPEC akan dapat mencapai kesepakatan pemangkasan level produksi dan juga efek Trump telah menumbuhkan ketertarikan investor terhadap komoditas ini.

"Walaupun peningkatan jangka pendek yang mendadak ini cukup mengesankan, harga WTI masih tetap tertekan oleh masalah oversupply yang sangat serius," ungkapnya, Rabu (23/11/2016).

Pada perdagangan Rabu (23/11/2016) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak Desember 2016 naik 1,8 poin atau 3,94% menjadi US$47,49 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Brent kontrak Januari 2017 pukul 13.29 terkoreksi 0,25 poin atau 0,51% menuju level US$48,87 per barel.

Lukman menuturkan pantulan teknikal saat ini dapat menjadi peluang bagi para penjual untuk menyerang apabila OPEC mengulangi situasi Doha pada rapat formal November ini. Adapun harga minyak WTI mencatatkan peningkatan yang signifikan yakni 4,9% dalam dua pekan terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak brent opec wti pembatasan produksi
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top