Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BURSA CHINA 23 AGUSTUS: Sektor Kesehatan OK, Indeks Shanghai Ditutup Menguat

Indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,16% atau 4,90 poin ke level 3.089,71, setelah dibuka dengan pelemahan 0,10% atau 3,23 poin di posisi 3.081,57.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 23 Agustus 2016  |  16:10 WIB
BURSA CHINA 23 AGUSTUS: Sektor Kesehatan OK, Indeks Shanghai Ditutup Menguat
Aktivitas di Bursa Efek Shanghai - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan bursa saham China berakhir menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (23/8/2016), sejalan dengan penguatan saham perusahaan transportasi dan bahan baku didukung rencana pemerintah Beijing untuk menghidupkan kembali bagian dari kawasan timur lautnya yang tengah berjuang dari penurunan industri.

Indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,16% atau 4,90 poin ke level 3.089,71, setelah dibuka dengan pelemahan 0,10% atau 3,23 poin di posisi 3.081,57.

Sementara itu pergerakan indeks CSI 300 di Shenzen yang berisi saham-saham bluechips juga berakhir menguat 0,15% atau 5,03 poin ke level 3.341,83, setelah dibuka turun 0,13% atau 4,17 poin ke level 3.332,62.

Seperti dilansir Reuters hari ini, China telah meluncurkan rencana untuk menghidupkan kembali bagian dari wilayah timur lautnya selama tiga tahun ke depan, termasuk dengan 127 proyek investasi besar.

Pemerintah juga mengumumkan rincian rencana untuk menurunkan biaya bisnis dalam beberapa tahun ke depan demi menopang ekonomi yang melamban.

Saham perusahaan transportasi dan bahan baku naik.

Sementara itu, sektor kesehatan dilaporkan menguat namun sektor properti turun 0,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china shanghai composite index
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top